Minggu, Maret 8, 2026

Target Likuiditas 440 Ribu, BTN Yakin e’Batarapos Topang DPK Ritel

Must Read

Moneter.id – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) meyakini
tabungan e’Batarapos dapat menopang Dana Pihak Ketiga (DPK) perseroan terutama segmen
DPK ritel (tabungan dan deposito). Nantinya, akan mendongkrak likuiditas BTN
yang tahun ini menargetkan 440 ribu rekening baru tabungan e’Batarapos.

“Per
Agustus 2018 ini jumlah rekening e’Batarapos telah mencapai lebih dari 1 juta
rekening,” kata Direktur Bank BTN, Budi Satria, Minggu (9/9).

Budi mengatakan, jumlah dana yang sudah terkumpul dari
eBatarapos per Agustus 2018 adalah sebesar Rp2,35 triliun, atau sekitar 54%
dari target pencapaian tahun ini yang diperkirakan bisa menembus Rp4,37
triliun.

Untuk mengejar target 440 ribu rekening baru tabungan
e’Batarapos, Bank BTN bersama PT Pos Indonesia mengerahkan sejumlah program
promosi diantaranya Pesta Sembako, Gratis Tabungan dan Kejutan Hadiah Tabungan
e’Batarapos.

Tujuan utama e’Batarapos adalah untuk meningkatkan
kesadaran masyarakat akan menabung dan memberikan kemudahan dalam menabung. “Menabung
itu mudah dan aman karena bisa dilakukan di 2.933 loket Kantor Pos yang sudah
tersebar di seluruh Indonesia,” ujar Budi.

Tabungan e’Batarapos merupakan hasil kolaborasi Bank BTN
dengan Pos Indonesia. Tahun ini, kedua BUMN tersebut bersinergi melakukan
promosi dengan menggelar roadshow di sejumlah daerah, diantaranya Makassar
(Sulawesi Selatan), Medan (Sumatera Utara), Banjarmasin (Kalimantan Selatan),
Kediri (Jawa Timur), Cirebon (Jawa Barat) dan terakhir di Surakarta (Jateng).

“e’Batarapos
memiliki layanan perbankan yang lengkap dan menguntungkan, diantaranya bisa menabung
di hari Sabtu dan Minggu,” ujar Budi.

Kemudian, lanjut Budi, dapat melakukan penyetoran dan
penarikan di seluruh outlet Bank BTN, Kantor Pos maupun di mesin ATM yang
tersebar luas, dapat transaksi di mobile banking, mendapat kartu ATM berlogo
Visa dan saldo di atas Rp1 Juta tidak dikenakan biaya administrasi.

Kontribusi
e’Batarapos sangat dibutuhkan untuk mendongkrak DPK ritel Bank BTN. Budi
mencatat, menuju triwulan akhir tahun 2018, per Agustus ini Bank BTN sudah
mengantongi DPK ritel yang terdiri dari tabungan dan deposito baik
perorangan maupun lembaga, sebesar Rp52,26 triliun atau tumbuh 12,55% dibanding
periode yang sama tahun lalu.

Sementara
salah satu pendorong dari pertumbuhan DPK ritel adalah dari tabungan. Per
Agustus 2018, tabungan tercatat tumbuh sebesar 10,93% menjadi Rp37,4 triliun,
dibandingkan dengan Agustus tahun sebelumnya yang mencapai Rp33,72 triliun. “Kami
masih on track untuk mengejar target
pertumbuhan DPK secara total di sekitar 19-22% di tahun ini,” tungkas Budi.

 

(TOP)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Pertamina Patra Niaga Siagakan 345 Armada Kapal, Jaga Pasokan Energi Aman Selama Ramadan Idulfitri 2026

PT Pertamina Patra Niaga, Subholding Downstream Pertamina memastikan kesiapan penuh dalam menjaga kelancaran distribusi energi nasional selama periode Satgas...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img