Moneter.id
– Tahun 2021, perusahaan
multinasional yang memproduksi farmasi, PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) menargetkan kenaikan pendapatan
sebesar 50 persen dibandingkan perolehan tahun 2020.
“Untuk merealisasikan
target itu, perseroan akan sejumlah strategi, mulai dari perluasan bisnis dan
pengembangan produk,” kata Corporate
Communication Manager Pyridam Farma Kezia Mareshah, Selasa (2/3).
Katanya, perluasan
bisnis ini akan didukung dengan menambah divisi consumer health bersamaan dengan perluasan area penjualan regional.
“Divisi consumer health tersebut nantinya
berperan penting sebagai media agar produk lebih dekat dengan masyarakat.
Sedangkan untuk perluasan penjualan dikembangkan melalui divisi digital
marketing untuk dapat meningkatkan penjualan secara daring,” jelasnya.
Dengan sejumlah
strategi ini, perseroan tetap optimis dapat megembangkan produk yang tetap
relevan dan memperoleh penjualan dengan target konsumen yang tepat di pasar.
Disisi lain, pihaknya
juga tetap menjajaki peluang bisnis lainnya dibidang kesehatan. Pyridam Farma
saat ini menyatakan niatnya untuk bekerjasama dengan beberapa perusahaan
terkait bisnis kesehatan.
Diketahui, pada kuartal
II/2020, Pyridam Farma mencatat kenaikan laba bersih hingga 227.64 persen
menjadi Rp 16,12 miliar per September 2020 dibandingkan periode yang sama tahun
2019 sebesar Rp 4,29 miliar.




