Moneter.co.id – Temasek Foundation International Singapore akan
menggelontorkan dana sekitar SGD1,1 juta atau setara dengan Rp11,5 miliar untuk
mendanai program pengembangan kapasitas (capacity
building) sumber daya manusia (SDM) dalam e-commerce logistics di Indonesia.
Dana sebesar Rp11,5 miliar diterangkan bakal terbagi untuk
program capacity building di bidang e-commerce logistics dengan Singapore
Cooperation Enterpris dan Kemenko bidang Perekonomian.
Kerja sama dengan Kemenko Perekonomian itu merupakan
bagian dari implementasi roadmap
e-commerce di Indonesia.
Temasek menjadi donatur dalam program yang melibatkan dua
institusi dari Singapura, yakni Singapore Cooperation Enterprise (SCE) dan
Republic Polytechnic Singapore (RP).
Sedangkan lainnya, program capacity building untuk pendidikan teknis dalam manajemen rantai
pasok (supply chain management)
digarap antara Republic Polytechnic Singapore dengan Kemenristekdikti.
“Dengan kantor Menko SGD620.899. Kemudian dengan
Kemenristekdikti SGD482.120,” kata Deputi bidang Koordinasi Perdagangan
dan Industri Kemenko bidang Perekonomian Elen Setiadi di Jakarta, Senin (12/3)
Elen menambahkan, kerjasama ini menjadi sebuah pembelajaran
untuk Indonesia mengenai pengembangan kapasitas di bidang e-commerce logistics. Mengingat, Singapura merupakan salah satu
negara yang mahir dalam bidang tersebut.
“Kita lebih banyak untuk belajar dengan mereka.
Bentuknya macam-macam workshop dan sebagainya. Mereka menyediakan tenaga ahli.
Intinya adalah kita mengadakan untuk semacam wokrshop capacity building baik dari BUMN, atau kementerian dan
lembaga yang berkaitan dengan logistic
e-commerce,” ucapnya.
Elen mencontohkan, melalui kerja sama ini pemerintah ingin
mengubah PT Pos Indonesia (Persero) agar dapat menjadi tulang punggung (backbone) dari logistic e-commerce di Indonesia. “Pasalnya, bisnis e-commerce membutuhkan ketepatan waktu,
biaya dan lainnya,” ucapnya
“Misalnya bagaimana mengubah PT Pos dari sekarang PT Pos
biasa menjadi pendukung atau backbone
dari logistic e-commerce. Karena e-commerce mensyaratkan ketepatan waktu
biaya, kemudian juga dan lainnya,” tandasnya.
(HAP)




