Rabu, Maret 4, 2026

Terima Kredit Sindikasi Rp 4 Triliun, Jasa Marga Percepat Pembangunan Jalan Tol Cengkareng- Batuceper- Kunciran

Must Read

Moneter.id – PT Jasa Marga (Persero) Tbk., melalui anak usahanya PT
Jasamarga Kunciran Cengkareng (JKC), mendapatkan kredit sindikasi dana talangan
tanah senilai Rp 4 triliun. Pendanaan ini akan digunakan untuk pembebasan lahan
Jalan Tol Cengkareng-Batuceper-Kunciran sepanjang 14,19 km dan akan menjadi
bagian dari Jaringan Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road Tahap 2 (JORR2).

Penandatanganan dilakukan di Kantor Pusat Jasa Marga,
Jakarta, Selasa (26/3) ini dihadiri oleh Direktur Keuangan PT Jasa Marga
(Persero) Tbk. Donny Arsal, Direktur Utama PT JKC Agus Suharjanto, Suyitno
selaku Vice President PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.,Yayi Mustika
Pudyanti selaku Vice President PT Bank Central Asia Tbk., Edson Yudisthira
selaku Pimpinan Divisi BUMN & Institusi Pemerintah PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk. Octavianus Sembiring selaku Vice President PT Bank Mandiri
(Persero) Tbk.

Pendanaan untuk pembebasan lahan Jalan Tol
Cengkareng-Batuceper-Kunciran-Cengkareng ini berasal dari empat bank, yakni
BRI, BNI, BCA dan Bank Mandiri. Masing-masing institusi perbankan tersebut
mengucurkan Rp1 Triliun.

Direktur Keuangan PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Donny
Arsal menyampaikan rasa terima kasihnya atas kepercayaan pihak perbankan kepada
Jasa Marga yang diwujudkan dalam perjanjian kredit sindikasi ini.

“Kami berterimakasih kepada rekan-rekan perbankan
atas kepercayaannya, perlu juga kami sampaikan bahwa saat ini Jasa Marga
berhasil mempertahankan laba bersihnya di tengah ekspansi bisnis yang sedang
dilakukan,” ungkapnya.

Menurut Direktur Utama PT JKC, Agus Suharjanto, pihaknya
akan menyiapkan dana talangan tanah sesuai yang tercantum dalam perjanjian
pengusahaan jalan tol. Saat ini, pihaknya telah mengajukan pinjaman sebesar Rp
4 triliun yang juga sudah disetujui oleh pihak sindikasi.

“Dana talangan tanah ini akan dipakai untuk pembayaran
ganti rugi tanah seluruh Ruas Cengkareng-Batuceper-Kunciran,” ujarnya.

Jalan Tol Cengkareng-Batuceper-Kunciran akan terbagi
menjadi empat seksi, yaitu Seksi I Simpang Susun Kunciran – Interchange Sultan
Ageng Tirtayasa  (2.04 kilometer), Seksi
II Interchange Sultan Ageng Tirtayasa 
On/Off Ramp Benteng Betawi (3.52 kilometer), Seksi III di On/Off Ramp
Benteng Betawi– Interchange Husein Sastranegara (6.57 kilometer) dan Seksi IV
di Interchange Husein Sastranegara – Simpang Susun Benda (2.06 kilometer).

Ruas Tol Cengkareng-Batuceper-Kunciran akan menjadi titik
akhir jaringan jalan tol JORR2. Dimana masa konsesi untuk pembangunan Tol
Cengkareng-Batuceper-Kunciran adalah 35 tahun dengan dana investasi mencapai Rp
5,009Triliun.

Untuk progres pembebasan lahan saat ini sudah mencapai
63,96% dengan target selesai mencapai 100% di bulan September 2019. Jalan Tol
Cengkareng-Batuceper-Kunciran sendiri ditargetkan dapat beroperasi pada TW IV
tahun 2019.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Prince Poetiray & Quinn Salman Nyanyikan Perdana OST Na Willa Bersama Para Pemain

Lagu Original Soundtrack (OST) film Na Willa berjudul “Sikilku Iso Muni” untuk pertama kalinya diperdengarkan secara utuh di hadapan...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img