Moneter.co.id – Di tahun 2017 ini, penjualan mie instant diperkirakan bakal mencapai 16 miliar bungkus. Pencapaian ini naik 8% dari pencapaian tahun 2016 sebesar 15 miliar bungkus. Indofood melalui merk Indomie masih diyakini tetap menguasai pasar mie instant.
Analis Joni Wintarja dari NHK Securities mengatakan, posisi Indofood sebagai produsen mie instant terbesar masih susah untuk dilampaui oleh kompetitor, baik yang sudah lama maupun merk-merk baru.
“Karena Indonesia negara kepulauan dan sistem distribusi Indofood sudah menyeluruh. Barrier to entry-nya besar,” ujarnya, Selasa (1/8).
Selain itu, merek Indomie yang terlanjur dikenal oleh masyarakat luas sulit terhapus. Alhasil, hingga kini Indofood masih menguasai pangsa pasar mi instan sekitar 70% di pasar domestik.
Kemudian peringkat kedua dipegang Wings Food dengan produk Mie Sedaap.
Joni meyakini bahwa belum ada strategi yang tepat bagi para kompetitor untuk menyaingi Indomie. “Susah karena dari sisi tepung gandum juga dikuasai Indofood. Mereka pegang peranan dari hulu ke hilir,” tutupnya.
Rep.Sam/Kntn




