Kamis, Februari 19, 2026

UMKM Indonesia Masuk ke Pasar Global: Ekspor Bersama ke Belanda Dorong Daya Saing Produk Kreatif

Must Read

Ekosistem ekspor Indonesia, yang meliputi Indonesia Eximbank, Kementerian Perdagangan, dan ID Seed, bersinergi untuk mengantarkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) naik kelas dan menembus pasar global.

Kolaborasi ini diwujudkan melalui kegiatan Pelepasan Ekspor Bersama ke Belanda yang diselenggarakan di Jakarta pada Rabu, 11 Februari 2026. Acara penting ini menandai partisipasi UMKM Indonesia dalam Indonesian Promotion – Ahoy Rotterdam Fair 2026 dan Pasar Asia XL, yang dijadwalkan berlangsung pada 3–6 April 2026 di Rotterdam, Belanda.

Pelepasan ekspor ini disaksikan langsung oleh Direktur Pengembangan Ekspor Jasa dan Produk Kreatif Kementerian Perdagangan RI Ari Satria, Asisten Deputi Perluasan Pasar Kementerian UMKM Harun A.S, Kepala Departemen Buyer Acquisition LPEI Evi Rahmawati, dan Chairwoman ID Seed Ira Damayanti.

Sekitar seribu kemasan produk unggulan UMKM Indonesia dengan total berat 15 ton diberangkatkan. Produk-produk yang telah melalui proses kurasi dan pendampingan ini mencakup kerajinan tangan, batik, fesyen dan aksesori, makanan dan minuman kemasan, bumbu instan, kopi, hingga produk aromaterapi, yang semuanya merepresentasikan kekayaan budaya dan potensi ekonomi kreatif Indonesia di pasar Eropa.

Menurut Ari Satria, Direktur Pengembangan Ekspor Jasa dan Produk Kreatif Kementerian Perdagangan RI, sektor produk kreatif Indonesia menunjukkan performa yang solid pada tahun 2025, dengan nilai ekspor mencapai USD12,4 miliar, naik 28,96% secara tahunan.

Ia juga menekankan pentingnya Belanda sebagai mitra dagang. “Khusus untuk pasar Eropa, kinerja ekspor produk kreatif ke Belanda mengambil pangsa 1.71%, tetap mengukuhkan Belanda sebagai salah satu dari 15 mitra dagang Utama sekaligus pintu gerbang distribusi produk kreatif Indonesia di Kawasan Uni Eropa,” ujarnya.

Satria menambahkan bahwa Kementerian Perdagangan memberikan dukungan penuh terhadap peningkatan ekspor nasional, termasuk penguatan ekspor UMKM, melalui kerja sama dengan berbagai pihak seperti LPEI, untuk mendorong peningkatan kapasitas usaha dan perluasan akses pasar global.

Maria Sidabutar, Kepala Divisi Jasa Konsultasi Indonesia Eximbank, menjelaskan bahwa kegiatan ini lebih dari sekadar seremoni pelepasan ekspor. “Indonesia Eximbank melalui Program Marketing Handholding hadir memberikan pendampingan end-to-end kepada UMKM, mulai dari kurasi produk, peningkatan kualitas dan kemasan, pemenuhan standar ekspor, business matching, hingga fasilitasi akses pasar internasional,” kata Maria.

Ia menegaskan bahwa pelepasan ekspor ini menjadi bukti nyata kemampuan UMKM Indonesia menembus pasar global dengan dukungan ekosistem yang tepat.

Selain dari skema pendampingan pemasaran, sebagian UMKM yang berpartisipasi dalam ekspor ke Belanda ini juga merupakan alumni dan peserta aktif Program Coaching Program for New Exporters (CPNE) LPEI. Program CPNE membekali UMKM dengan pemahaman menyeluruh mengenai proses ekspor, kesiapan dokumen, strategi penetapan harga, hingga pemetaan pasar potensial. Keterlibatan UMKM binaan CPNE dalam kegiatan ini menunjukkan kesinambungan program pembinaan LPEI dari tahap pelatihan, pendampingan, hingga realisasi ekspor.

Program Marketing Handholding dan CPNE merupakan instrumen strategis yang digunakan Indonesia Eximbank untuk membangun pipeline eksportir baru yang berkelanjutan, tidak hanya meningkatkan kapasitas produksi dan kualitas produk, tetapi juga memastikan kesiapan UMKM dari sisi regulasi, logistik, serta strategi penetrasi pasar luar negeri.

Indonesia Eximbank berkomitmen memperkuat perannya sebagai special mission vehicle Pemerintah dalam mendukung pembiayaan dan pengembangan ekspor nasional melalui pendekatan kolaboratif dan program pendampingan yang berdampak langsung pada peningkatan kapasitas dan akses pasar UMKM.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Antisipasi Lonjakan Pengiriman, J&T Express Perkuat Kesiapan Hadapi Ramadan 2026

Dalam menyambut bulan suci Ramadan 2026, J&T Express melakukan serangkaian persiapan strategis guna mengantisipasi lonjakan volume pengiriman paket yang...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img