Senin, Januari 26, 2026

Untuk Modal Belanja, HK Metals Utama Bidik Dana IPO Rp 337,33 miliar

Must Read

Moneter.id – PT HK Metals Utama menawarkan harga saham
perdana atau 
Initial Public Offering (IPO) antara Rp 190-230 per saham. Nantinya,
dana hasil IPO akan digunakan untuk belanja modal.

Direktur Utama HK Metals Utama, Ngasidjo Achmad
menjelaskan, bahwa dengan penawaran harga saham perdana, perseroan akan
memperoleh dana dikisaran Rp 278,66 miliar hingga Rp 337,33 miliar.

“Perseroan berencana menggenjot penjualan ekspor
tumbuh menjadi 30%-35% di tahun depan,” ucapnya, Kamis (20/9).

Ia mengatakan, untuk pasar penjualan yang
dibidik adalah negara baru seperti Kanada, Ameria Serikat dan Australia.

Terkait perang dagang antara Amerika Serikat dan
China, lanjut Ngasidjo, perseroan mendapatkan keuntungan.

Pasalnya, lanjut Ngasidjo, aksi tersbut akan
membuka permintaan dari produk alumunium yang lebih tinggi dari negara selain
China mengingat tarif yang dikenakan untuk produk dari China akan lebih tinggi.

“Saat ini sangat bagus untuk ekspor, kondisi
dolarnya juga bagus. Namun kalau menurut kondisi makro pasar di dalam juga
masih sangat bagus,”ujarnya.

Peningkatan penjualan ekspor ini akan didukung
oleh penambahan tiga mesin produksi dalam waktu dekat, perusahaan menganggarkan
dana belanja modal (capital expenditure/capex) senilai Rp 90 miliar di
tahun depan untuk menambah mesin ini.

Sehingga dengan enam mesin yang beroperasi maka
kapasitas produksi perusahaan akan meningkat dari 500 ton per bulan menjadi dua
kali lipatnya. Sementara hingga dalam lima tahun ke depan perusahaan
menargetkan bisa menambah jumlah mesin hingga 13 mesin dengan produksi 3.500
ton per bulan.

Perusahaan menargetkan pendapatan di tahun ini
bisa mencapai Rp 935 miliar, tumbuh 88% dibandingkan dengan penjualan di tahun
lalu. Sementara untuk laba bersih bisa berjumlah sebesar Rp 82 miliar.
Sementara itu, di tahun depan perusahaan menargetkan pertumbuhan sebesar 40%
untuk penjualan, sementara laba bersih dipatok bisa tumbuh 12%-13%.

Dalam aksi korporasinya, perseroan akan
melepaskan 1,46 miliar lembar saham atau setara dengan 40% sahamnya ke publik
melalui mekanisme penawaran umum saham perdana (IPO).

Dalam IPO nanti, perusahaan bekerja sama dengan
Trimegah Sekuritas dan Sinarmas Sekuritas selaku penjamin pelaksana emisi efek.
Masa bookbuilding telah dimulai pada 19-26 September, pernyataan efektif dari
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) diharapkan bisa diperoleh pada 28 September 2018.

Sementara masa penawaran umum akan dilaksanakan
pada 1-3 Oktober dan pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI) bisa dilakukan
pada 9 Oktober 2018.

 

(TOP)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Kawasaki W175 ABS dan W175 Street Kembali Hadir untuk Konsumen Indonesia

PT. Kawasaki Motor Indonesia kembali menghadirkan W175 ABS dan W175 STREET, dua model bergaya retro autentik yang menjadi bagian...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img