Moneter.id – Perusahaan smartphone terkemuka di Tanah Air, Vivo Indonesia memberikan donasi sebesar Rp 4 miliar yang disalurkan melalui Tim Aksi Cepat Tanggap
(ACT)
untuk meringankan beban masyarakat
terdampak gempa dan tsunami di kawasan Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah pada Jumat (28/9)
lalu.
Donasi secara simbolis diserahkan langsung oleh Fachryansyah Farandy, General Manager for
Digital and Partnership PT Vivo Mobile Indonesia kepada Rini Maryani, Vice President Aksi Cepat Tanggap yang
bertempat di Kantor Pusat ACT di Jakarta.
General Manager for Brand and
Activation PT Vivo Mobile Indonesia Edy Kusuma, menyatakan donasi yang Vivo berikan ini tentu saja tidak
bisa menggantikan kerusakan dan kehilangan yang terjadi, namun kami merasa
sangat perlu untuk mendukung program penanganan bencana, terutama untuk
membantu kelangsungan hidup korban yang selamat.
“Bantuan
dari Vivo ini akan dikonversikan dalam bentuk logistik yang
dibutuhkan para korban bencana,” ucap Edy, Rabu (3/10).
Edy
menambahkan, VivoMobile Indonesia mengapresiasi penuh penanganan bencana Palu dan Donggala
yang dilakukan secara tanggap, cepat, dan terkoordinasi dari berbagai pihak,
baik dari instansi pemerintah, swasta, maupun negara lain.
“Vivo bekerjasama dengan ACT yang telah sangat sigap
dan profesional menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat yang
terdampak bencana, termasuk untuk bencana gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah
sejak awal. Kami pun berharap bantuan yang diberikan ini dapat sesegera mungkin
menjangkau para korban.”
Sementara itu, Rini menambahkan,
kepedulian dari Bangsa ini, termasuk
dari Vivo akan menjadi energi penggerak untuk segera memulihkan Palu dan
Donggala.
“Vivo Indonesia turut prihatin
dengan bencana yang terjadi di Palu dan Donggala, semoga upaya pencarian dan
penyelamatan korban dapat berjalan lancar dan tuntas. Bersama rakyat
Indonesia lainnya, kami selalu berdoa bagi keluarga korban selamat agar diberi
kekuatan menghadapi hal ini,” tutup Fachry.
Informasi saja, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis jumlah terbaru korban
yang meninggal dunia pascagempa bumi dan tsunami di Kota Palu, Kabupaten
Donggala dan Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah, hingga Selasa (2/10) petang, telah
mencapai sebanyak 1.374
jiwa.
(TOP)




