Senin, Januari 26, 2026

Wilayah ‘Segitiga Rebana’ di Jabar Berpotensi Dikembangkan Kawasan Industri Baru

Must Read

Moneter.id – Wilayah Jawa
Barat
(Jabar) memiliki
potensi besar dalam pengembangan kawasan industri baru, terutama di wilayah
Majalengka, Cirebon dan Subang atau disebut “Segitiga Rebana”.
Hal ini dikarenakan
adanya infrastruktur yang strategis, yakni Bandara Internasional Jawa Barat
(BIJB)?di Kertajati Majalengka, Pela­buhan Cirebon dan Pelabuhan Patimban di
Subang.

“Jawa Barat merupakan salah satu daerah dengan
pertumbuhan ekonominya berbasis industri, yang kontribusinya mampu mendekati 40
%. Kalau
kita kembangkan lagi di koridor timur, potensi pembangunannya akan lebih bisa
ditingkatkan,” kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto saat menjadi
pembicara kunci pada Seminar Nasional
bertajuk “Development 4.0: Meeting the Global
Challenges” di Institut Teknologi Bandung (ITB), Senin (29/4).

Menurut Menperin, selama ini Jawa Barat telah
berkontribusi cukup besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional.
Dalam hal ini, sumbangsih utamanya dari aktivitas industrialisasi, baik itu
adanya peningkatan pada nilai investasi, penyerapan tenaga kerja, maupun
capaian ekspor.

“Kalau lihat Bekapur (Bekasi, Karawang, dan
Purwakarta) itu adalah Detroit-nya Indonesia. Berbagai produk manufaktur,
terutama elektronika dan otomotif, diekspor dari sana,” ungkapnya. Maka itu,
pemerintah terus berupaya menciptakan iklim bisnis yang kondusif serta
memberikan insentif dan kemudahan perizinan usaha.

“Berdasarkan implementasi peta jalan Making Indonesia,
salah satu program prioritasnya adalah pengembangan kawasan industri terpadu,”
imbuhnya.

Namun demikian, seiring berjalannya era industri 4.0,
perlu juga ditopang dengan penyediaan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten
dan pemanfaatan teknologi digital.

“Apalagi ITB sebagai pusat brainware nasional yang sangat dekat dengan teknologi, diharapkan
jadi tulang punggung dalam pengembangan SDM kompeten dan ekonomi digital,”
papar
nya.

Sementara,
Ketua Himpunan Kawasan Industri (HKI) Indonesia Sanny
Iskandar menyampaikan, kawasan industri di Jawa Barat masih menjadi incaran
bagi para investor yang ingin membangun pabriknya. Bahkan, akan dijadikan
sebagai basis produksi dan rantai pasoknya untuk pasar global.

Sanny menambahkan, pengembangan 10 kawasan industri
baru di Jawa Barat utara bagian timur akan tercapai pada tahun 2020. Namun
dengan catatan, kondisi ekonomi global mendukung. “Seperti sekarang kan ada
perang dagang, ini bisa menjadi peluang bagi Indonesia karena yang dibatasi
masuk ke Amerika Serikat adalah produk China,” tuturnya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil
mengemukakan, Segitiga Rebana akan menjadi kawasan yang maju dan futuristik di
Jawa Barat. Pemprov Jabar masih mengkaji luas keseluruhan kawasan yang
direncanakan terwujud pada tahun 2021. “Tahun ini, kita mulai studi perencanaan,
konstruksinya kemungkinan tahun depan sehingga di tahun ketiga sudah mulai
beroperasi,” ujarnya.

Apabila Segitiga Rebana sudah terealisasi, Emil
meminta semua industri padat karya di sepanjang DAS Citarum untuk pindah ke
kawasan tersebut. Ia pun sudah berkoordinasi dengan Ketua Apindo Jabar dan
bertemu dengan para pengusaha beberapa waktu lalu terkait hal itu.

“Kawasan Segitiga Rebana ini juga akan diupayakan
menjadi Special Economic Zone atau Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Sehingga
anggaran akan didukung penuh oleh APBN. Hal inipun akan mempermudah pada proses
perizinan industri dan perpajakan,” paparnya.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Hadirkan Saham AS, Kini Diversifikasi Aset Lebih Praktis di Satu Aplikasi Valbury

Perusahaan pialang berjangka, Valbury Asia Futures (Valbury) memulai langkah di awal 2026 ini dengan memperkuat layanan multi aset di...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img