Selasa, Maret 3, 2026

Wujudkan Destinasi Kelas Dunia, Bandara Mutiara SIS Al-Jufri di Palu Harus Bertaraf Internasional

Must Read

Moneter.id – Menteri
Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mengatakan untuk mewujudkan Sulawesi Tengah
(Sulteng) menjadi destinasi kelas dunia yang banyak dikunjungi wisatawan
mancanegara (wisman) adalah dengan menjadikan Bandara Mutiara SIS Al-Jufri di
Palu sebagai bandara internasional dengan
direct
flight
dari negara-negara sumber wisman.

“Wisman yang
datang ke destinasi wisata 75% menginginkan adanya penerbangan langsung,
sehingga keberadaan bandara internasional menjadi keharusan dan ini yang harus
diperjuangkan para pimpinan Sulteng untuk mewujudkannya,” kata Menpar Arief di
Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Jakarta, Kementerian
Pariwisata (Kemenpar), Selasa, (17/07).

Menpar Arief
menjelaskan dalam memajukan pariwisata harus mengedepankan unsur 3A (Atraksi,
Amenitas, dan Aksesibilitas). Atraksi utama di Sulteng adalah wisata bahari,
dengan ikon Taman Nasional Togean, yang dinilai oleh Menpar Arief sebagai salah
satu destinasi underwater terbaik di Indonesia.

Sayangnya
Ampana, kota terdekat ke Togean, jaraknya sekitar 370 km dari Palu atau 8 jam
perjalanan darat. Karena itu perkembangan aksesibilitas dibutuhkan demi
konektivitas ke destinasi unggulan seperti Pulau Togean sebagai destinasi
wisata bahari kelas dunia.

“Pulau Togean
adalah pulau terbaik se-Indonesia untuk atraksi underwater. Sayangnya, untuk
menuju ke sana ditempuh sekitar 8 jam. Padahal idealnya 2-3 jam. Untuk ini
harus ada penerbangan dari Palu ke Ampena,” kata Arief Yahya.

Menpar Arief
menilai Bandara Mutiara atau kini dikenal dengan nama Bandar Udara Mutiara SIS
Al-Jufri Palu layak dijadikan sebagai bandara internasional karena mempunyai
panjang landasan 2.500 meter lebar 45 meter dengan kekuatan menahan beban bisa
dinaikkan menjadi 56 PCN supaya dapat didarati pesawat jenis Boeing 737-800.

“Sulteng bisa
mencontoh Kabupaten Banyuwangi setelah memiliki bandara internasional sektor
pariwisatanya tumbuh 300%, bagitu pula Kabupaten Tapanuli Utara setelah
memiliki Bandara Internasional Silangit pariwisata di Destinasi Danau Toba naik
hingga tiga kali lipat,” kata Menpar Arief.

Tahap awal
Bandara Palu bisa dimulai dengan melakukan charter flights dan Kemenpar siap
memberikan subsidi penerbangan ini.

“Infrastruktur
terutama konektivitas penerbangan menjadi perhatian utama pemerintah daerah
Sulteng dalam mendukung kemajuan sektor pariwisata yang tahun ini mentargetkan
3,825 juta wisatawan terdiri atas 75.000 kunjungan wisatawan mancanegara
(wisman) dan 3.750.000 pergerakan wisatawan nusantara (wisnus),” tegas Gubernur
Longki Djanggola.

 

(TOP)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Pertamina Buka Program Mudik Gratis 2026, Ini Jadwal Pendaftarannya

PT Pertamina (Persero) kembali menghadirkan program Mudik Bareng Pertamina 2026 sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung kelancaran mobilitas...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img