Moneter.id – PT XL Axiata Tbk (EXCL) berencana menerbitkan obligasi berkelanjutan I XL
Axiata tahap I/2019 senilai Rp1 triliun dan sukuk ijarah berkelanjutan II XL
Axiata tahap II/2019 senilai Rp1 triliun.
Berdasarkan informasi resmi perseroan, Rabu (23/1) disebutkan, dari total
nilai obligasi yang diinginkan ini, penjamin emisi efek memberi jaminan secara
kesanggupan penuh senilai Rp594 miliar. Sedangkan sisanya Rp406 miliar dijamin
dengan kesanggupan terbaik (best effort).
“Dengan rincian, seri A senilai Rp290 miliar dengan bunga tetap 7,9% dengan
tenor 370 hari, seri B senilai 191 miliar berbunga 8,65% dengan tenor tiga
tahun, seri C senilai 40 miliar dengan bunga tetap 9,25% dengan tenor lima
tahun dan seri D senilai Rp73 miliar berbunga 10% dengan tenor sepuluh tahun,”
tulisnya.
Hal
serupa berlaku pada sukuk ijarah berkelanjutan II XL Axiata Tahap II tahun 2019
senilai Rp1 triliun. Hanya saja, penjamin emisi hanya memberi jaminan
kesanggupan penuh atau full commitment senilai Rp621 miliar, sedangkan sisanya
Rp379 miliar dijamin dengan kesanggupan terbaik (best effort).
Rinciannya, seri A dengan jumlah imbalan ijarah senilai Rp351 miliar dengan
cicilan imbalan Rp27,729 miliar pertahun dengan tenor 370 hari, seri B senilai
Rp110 miliar dengan cicilan ijarah sebesar Rp9,515 miliar dengan tenor tiga
tahun.
Kemudian seri C senilai Rp132 miliar dengan cicilan Rp12,21 miliar pertahun
dengan tenor lima tahun, seri D senilai Rp5 miliar dengan cicilan imbalan
ijarah sebesar Rp485 juta pertahun dengan tenor tujuh tahun dan seri E senilai
Rp23 miliar dengan cicilan imbalan ijarah sebesar Rp2,3 miliar pertahun dengan
tenor sepuluh tahun.
Dalam aksi korporasi ini, perseroan menunjuk PT CGS – CIMB Sekuritas
Indonesia, PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia, PT Indo Premier Sekuritas, PT
Mandiri Sekuritas, PT Maybank Kim Eng Sekuritas sebagai penjamin pelaksana
emisi obligasi dan sukuk ijarah.
“Adapun rencana masa penawaran umum ditetapkan tanggal 4-6 Fabruari 2019,
penjatahan tanggal 6 Februari 2019 dan pencatatan di BEI pada
tanggal 11 Februari 2019,” tulis perseroan.




