Moneter.co.id – PT Zurich Insurance Indonesia (Zurich Indonesia) memperkenalkan rangkaian platform digitalnya demi mempermudah akses layanan asuransi bagi
masyarakat Indonesia. Melalui platform
digital ini, nasabah dapat mengakses layanan asuransi dengan lebih mudah dan
cepat di mana saja kapan saja. Inisiatif ini diperkenalkan kepada publik
bersamaan dengan ulang tahun Zurich Indonesia yang ke 26.
Philippe Danielski,
Presiden Direktur PT Zurich Insurance Indonesia mengatakan, digitalisasi
telah mengubah cara orang berinteraksi, mengakses informasi dan bertransaksi.
Bagi industri asuransi, digitalisasi tidak hanya mengubah strategi perusahaan
dalam menjalankan bisnisnya akan tetapi juga pada ekspektasi nasabah terhadap
akses layanan. Inovasi, kecepatan, kemudahan, aksesibilitas serta transparansi
informasi telah menjadi sebuah kebutuhan.
“Calon nasabah cenderung
lebih suka mencari informasi secara mandiri sebelum akhirnya memutuskan untuk
membeli sebuah produk. Karenanya penting bagi pelaku industri untuk mampu
memfasilitasi kebutuhan ini,” ujarnya, Rabu (04/10).
Sadar akan tren digital yang ada, sejak tahun
lalu Zurich Indonesia telah fokus pada transformasi
digital. Komitmen tersebut tercermin melalui empat platform digital yang telah
dihadirkan.
Pertama, Zurich
Insurance Platform (ZIP), yaitu aplikasi khusus bagi agen Zurich Indonesia untuk mempermudah agen dalam memberikan layanan penawaran pembelian produk asuransi kendaraan bermotor kepada calon nasabah.
Kedua, Zurich Click (Z-Click), platform untuk melakukan pembelian asuransi perjalanan secara online. Ketiga, eClaim
portal online Zurich yang memungkinkan nasabah mengajukan klaim asuransi dalam satu klik.
Dan, keempat, Z-Alert, yaitu aplikasi tanggap bencana yang memberikan peringatan dini tentang
potensi risiko dan bencana yang ada di sekitar.
Sementara, Dian Wibowo, Chief
Operating Officer PT Zurich Insurance Indonesia
menjelaskan, dengan ke empat platform digital
ini, nasabah dapat mengakses layanan asuransi Zurich Indonesia dengan
lebih mudah dari komputer atau smartphone.
“Mulai dari pembelian produk, pengajuan klaim,
hingga informasi mengenai potensi risiko yang ada di sekitar. ZIP, sebagai aplikasi khusus bagi agen juga mempermudah nasabah untuk mendapatkan informasi mengenai
perlindungan kendaraan,” jelasnya.
ZIP merupakan inisiatif digital yang paling
baru diluncurkan. Jika platform digital lainnya mempermudah nasabah dalam mengakses
layanan asuransi, ZIP diperuntukan khusus bagi agen. Dimana, melalui aplikasi
ini agen lebih mudah untuk menawarkan produk asuransi kendaraan pada calon
nasabahnya. Proses pengiriman
penawaran harga asuransi kendaraan
bermotor dapat dilakukan kapan saja, bahkan di hari
libur.
“Kanal digital belum dimanfaatkan secara
maksimal di industri asuransi. Tidak dapat dipungkiri digital merupakan salah
satu kanal strategis yang dapat memberikan pelayanan yang lebih baik kepada
masyarakat jika bisa dipergunakan dengan baik. Karenanya, Zurich Indonesia terus berupaya memberikan masyarakatpengalaman digital yang benar-benar relevan dengan kebutuhan mereka,”
tambah Dian.
Di Indonesia, digitalisasi memiliki peran
yang besar dalam mengubah perilaku masyarakat. Berdasarkan World Internet
Stats, Indonesia adalah negara dengan peringkat 5 di dunia dalam hal jumlah
penggunainternet.
Menurut Asosiasi Penyedia Jasa Internet
Indonesia (APJII) saat ini terdapat 132,7 juta pengguna internet di Indonesia
atau sekitar 51,8 persen dari total penduduk Indonesia. Semakin banyak masyarakat yang
menggunakan internet setiap tahunnya. Sebagai contoh, Indonesia diprediksi menjadi pelaku e-commerce
terbesar ke-3 di Asia Pasifik pada tahun 2020.
“Melalui platform digital, Zurich Indonesia terus berupaya untuk memberikan nilai tambah
bagi para nasabahnya. Juga melalui platform digital, nasabah diharapkan
akan dapat mengakses layanan dengan lebih mudah, cepat dan nyaman. Kedepannya,
kami akan terus berusaha untuk meningkatkan layanan yang sudah ada,“ pungkas Philippe.




