Moneter.co.id – Sales Device Director
Huawei Indonesia, Lo Khing Seng, menyatakan bahwa perangkat premium terbaru
Huawei yang diluncurkan pertengahan bulan lalu, Huawei Mate 10, akan segera masuk ke pasar Indonesia.
“Saya harapkan harus segera masuk. Kita sudah
menuju ke arah sana karena memang sistem TKDN ini kita lagi coba mengikuti apa
yang ditetapkan pemerintah tapi kita sudah ada ke arah sana,” kata Lo
Khing di Jakarta, Senin (06/11).
Namun, sayangnya Lo Khing enggan menginformasikan kapan tepatnya perangkat tersebut akan meluncur di
Indonesia. “Secepatnya lah, saya tidak bisa janji,” ujarnya.
Dalam memenuhi Tingkat Kompnen Dalam Negeri (TKDN), Lo Khing mengatakan bahwa Huawei telah bekerja sama dengan PT Pandu.
Sementara itu, untuk mendistribusikan perangkat, Huawei baru saja menggandeng
PT PT GND Imperium Perkasa.
“Huawei besar di Indonesia dari segi
infrastruktur, network, tetapi untuk perusahaan customer bisnis kita masih
belajar. Kita merestrutuktasi organisasi kita sehingga bisa lebih gesit bisa
beradaptasi penetrasi ke pasar Indonesia,” ujar Lo Khing.
“Salah satunya secara strategis kita gandeng
GND sebagai partner distribusi kita secara end to end, artinya, GND akan menerapkan sistem
distribusi yang tidak seperti dulu lebih fokus ke distribusi tapi lebih fokus
ke seller juga ke konsumen,” kata Lo Khing.
Dengan kerjasama yang dimulai pada awal kuartal
ketiga (Juli-Agustus) itu, Huawei berharap dapat menghadirkan lebih banyak lagi
ponsel pintar dengan inovasi terkini di Indonesia.
“Selama ini kan kita lebih banyak tertinggal,
dengan adanaya GND ini kita harapkan launching produk tidak tertinggal jauh.
Terbukti dengan nova i2 ini kita bisa launching hanya lewat dua-tiga
minggu saja dari launching internasional di China,” ujar Lo Khing. (HAP/Ant)




