Moneter.id – Bursa
Efek Indonesia (BEI) menyatakan siap mendukung dan membantu rencana klub sepakbola asal Jakarta, PT Persija Jaya Jakarta (Persija) melakukan
penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) di
bursa saham pada tahun 2019.
“Kami
siap mendukung dan membantu prosesnya lebih baik. Ini kan pionir, pasti ada
proses yang harus betul-betul dipastikan supaya mereka tidak kesulitan,” kata Direktur
Pengembangan BEI Hasan Fawzi di Jakarta,
Senin (11/2).
Menurut
dia, dengan menjadi perusahaan terbuka yang tercatat di bursa, hal tersebut
tidak hanya dapat mendorong kinerja Persija tapi juga diharapkan dapat
meningkatkan aspek tata kelola dan akuntabilitas di mata publik.
“Apalagi
untuk segmen industri Persija, yang kepemilikan dan keterikatannya dengan
publik cukup tinggi,” ujarnya.
Untuk
dapat melakukan IPO, kata Hasan, Persija juga harus memenuhi persyaratan
pencatatan saham di BEI baik dari sisi bentuk badan hukum, masa operasional,
laba usaha, aset bersih yang dapat diukur (net tangible aset), dan pendapat
laporan keuangan audit dua tahun terakhir.
“Sekarang
persyaratannya sama, tidak ada pembedaan secara khusus. Nanti apakah mereka
layak katakanlah di papan utama atau pengembangan, kita lihat prosesnya,”
ujar Hasan.
Hasan
menambahkan, rencana IPO Persija ini dapat menjadi inspirasi baik bagi klub
sepakbola lainnya atau industri kreatif lainnya, yang selama ini memiliki nilai
(value) di mata publik luas karena memiliki basis penggemar fanatik dan besar.
Sebelumnya,
Direktur Utama Persija Kokoh Afiat mengatakan Persija akan melantai di bursa
saham dengan melakukan IPO sebelum akhir Desember 2019. Dengan berada di bursa
saham, Persija berharap dapat menambah pundi-pundi pendapatan mereka yang
beberapa tahun terakhir dinilai “merah”.




