Sabtu, Agustus 1, 2026

Adira Finance Catat Pertumbuhan Pembiayaan Sebesar 18 Persen

Must Read

Adira Finance mencatat kinerja positif sepanjang semester 2026. Pembiayaan baru Perusahaan tumbuh sebesar 18% (yoy) menjadi Rp23,1 triliun. Pertumbuhan tersebut terjadi secara merata pada seluruh segmen pembiayaan, baik otomotif maupun non-otomotif.

Pada periode yang sama, piutang pembiayaan yang dikelola meningkat sebesar 7% (yoy) menjadi Rp64,9 triliun. Sejalan dengan peningkatan skala bisnis tersebut, Adira Finance terus mengoptimalkan jangkauan operasional dan kualitas layanan melalui 844 jaringan usaha, yang terdiri atas kantor cabang dan kantor satelit, untuk melayani 2,6 juta konsumen di seluruh Indonesia.

“Perusahaan akan tetap mengutamakan kualitas pembiayaan, menerapkan pengelolaan risiko yang prudent, serta mencermati perkembangan kondisi ekonomi dan daya beli masyarakat,” kata Direktur Utama Adira Finance, Dewa Made Susila diketerangan resminya yang dikutip Sabtu, (1/8/2026)

Dari sisi keuangan, total pendapatan Perusahaan meningkat sebesar 9% secara tahunan (yoy) menjadi Rp6,5 triliun, didukung oleh peningkatan rata-rata aset yang dikelola. Sementara itu, beban pendanaan menurun sebesar 6% (yoy), dan beban penyisihan kerugian penurunan nilai turun sebesar 13% (yoy) menjadi Rp1,16 triliun. Secara keseluruhan, laba bersih Perusahaan tumbuh sebesar 37% (yoy) menjadi Rp1,1 triliun.

Sementara, Direktur Keuangan Adira Finance, Sylvanus Gani Mendrofa, menyampaikan bahwa pertumbuhan laba bersih Perusahaan didukung oleh kinerja bisnis yang solid serta pengelolaan biaya yang disiplin, sehingga kenaikan biaya tetap terjaga di bawah pertumbuhan pendapatan.

“Ke depan, Perusahaan akan terus menjaga kualitas aset dan mengoptimalkan komposisi sumber pendanaan di tengah tren kenaikan suku bunga, dengan tetap memperhatikan kecukupan likuiditas dan efisiensi biaya guna mempertahankan profitabilitas,” tutupnya.

Untuk diketahui, industri otomotif mencatatkan pertumbuhan penjualan yang positif sepanjang enam bulan pertama tahun 2026. Penjualan ritel sepeda motor baru tumbuh sebesar 10% menjadi 3,3 juta unit. Sementara itu, penjualan ritel mobil baru meningkat sebesar 11% menjadi 434 ribu unit pada semester I 2026.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Karena Ini HPE dan HR Emas Periode I Agustus 2026 Kembali Turun

Kementerian Perdagangan menetapkan Harga Patokan Ekspor (HPE) dan Harga Referensi (HR) untuk komoditas emas pada periode pertama bulan Agustus...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img