Senin, Januari 26, 2026

Pesan Rini Soemarno kepada Menteri BUMN yang Baru

Must Read

Moneter.id – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN)
periode 2014-2019 Rini Soemarno berpesan agar Erick Thohir untuk menuntaskan
holdingisasi BUMN.

“Kita memang masih ada pekerjaan rumah (PR)
yang belum terselesaikan dari program Presiden Jokowi, tidak terlepas adalah
mengenai holdingisasi,” ujar Rini, di Jakarta, Rabu (23/10).

Jelas Rini, bahwa hingga sekarang yang sudah
terdapat beberapa holding. “Holding perhutanan yakni Perhutani, kemudian
holding perkebunan di bawah PT Perkebunan Nusantara III, holding minyak dan gas
bumi atau migas di bawah Pertamina, holding pertambangan di bawah Inalum, dan
holding pupuk di bawah Pupuk Indonesia,” ucapnya.

Lalu, kata Rini, Holding farmasi, sudah
disetujui oleh Presiden Joko Widodo tapi perubahan dari sahamnya belum masuk
semua karena masih ada di Kementerian BUMN. “Holding farmasi sendiri, peraturan
pemerintahnya sudah ditandatangani oleh Presiden Jokowi,” paparnya.

Menurut Rini, hal-hal tersebut merupakan
tambahan yang mungkin nanti ke depan perlu diselesaikan, dan yang sekarang juga
sudah direview terselesaikan adalah holding perumahan, holding konstruksi yang
belum ditandatangani oleh Presiden Jokowi, dan juga holding asuransi.

“Karena sektor di Kementerian BUMN ini,
sektor-sektor usahanya cukup besar. Targetnya per sektor itu terdapat
perusahaan induk atau holding company-nya
yang diharapkan pada suatu titik nantinya akan terbentuk super holding, seperti
Temasek di Singapura,” kata Rini lagi.

Selain itu, dia juga menitipkan kepada
Menteri yang baru Erick Thohir) tetap menjaga kebersamaan dan sinergi
antar-BUMN, agar BUMN tetap kuat dan tidak menjadi lemah akibat saling
berkompetisi satu sama lain.

Rini juga berpesan agar Menteri BUMN Erick
Thohir tetap melanjutkan fungsi BUMN sesuai amanat Undang-Undang BUMN untuk
mendorong perekonomian rakyat yang lemah, maka dari itu banyak sekali
program-program BUMN bersama-sama arahnya ke sana, bagaimana meningkatkan
kemampuan usaha-usaha mikro, super mikro dan kecil.

“Karena memang kekuatan kita di
Indonesia ini salah satunya ada di sana. Bagaimana rakyat kita yang banyak di
daerah-daerah bisa menjadi wirausaha kecil yang akhirnya bisa meningkatkan
perekonomian mereka,” ujarnya pula.

Informasi, Rini Soemarno memulai jabatannya
sebagai Menteri BUMN pada 27 Oktober 2014 sampai dengan 20 Oktober 2019,
menggantikan Menteri BUMN periode sebelumnya yakni Dahlan Iskan.

Sementara, Erick Thohir ditunjuk Presiden
Jokowi untuk menggantikan Rini Soemarno sebagai Menteri BUMN.

Serah terima jabatan (sertijab) Menteri BUMN
periode 2014-2019 Rini Soemarno kepada Menteri BUMN Kabinet Indonesia Maju
periode 2019-2024 Erick Thohir berlangsung dalam acara sederhana di Jakarta, Rabu
(23/10).

 

 

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Kawasaki W175 ABS dan W175 Street Kembali Hadir untuk Konsumen Indonesia

PT. Kawasaki Motor Indonesia kembali menghadirkan W175 ABS dan W175 STREET, dua model bergaya retro autentik yang menjadi bagian...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img