Moneter.co.id – Penulis dan esais fiksi spekulatif Amerika-Kanda, William Gibson dilahirkan 69 tahun yang lalu, tepatnya pada 17 Maret 1948. Figur Gibson memang tak banyak dikenal secara luas, namun melalui imajinasinya, penulis kelahiran Conway, Carolina Selatan, AS itu merupakan orang yang pertama kali mengenalkan istilah cyberspace, yang populer saat ini.
Dikutip dari Wired, Jumat (17/3), jejak Gibson dalam dunia menulis muncul saat usianya masih belia, 6 tahun. Ditinggal meninggal ayahnya, Gibson saat itu diajak pindah ke penggiran Wytheville, Virginia.
Di pedesaan itu, dia menghabiskan waktunya membawa buku fiksi ilmiah. Saat beranjak remaja, ibunya meninggal. Pada usia 18 tahun, Gibson mencari penghibur diri dengan mulai menggali tentang fiksi ilmiah.
Awal karier tulisannya muncul pada akhir 1970-an. Karyanya saat itu mengeksplorasi tentang efek teknologi, sibernetika, dan jaringan komputer pada manusia. Karyanya itu kelak akan membantu melengkapi khasanah internet pada 1990-an.
Gibson melahirkan istilah cyberspace melalui cerita pendeknya berjudul ‘Burning Chrome’ yang muncul pada 1982 dan makin dipopulerkan konsep cyberspace dalam debut novelnya yang berjudul ‘Neuromancer’ pada 1984.
Karya awal Gibson itu dikreditkan telah mengubah sastra fiksi ilmiah yang berbeda dibanding pada 1970-an yang mana saat itu banyak karya sastra fiksi ilmiah dianggap tidak penting.
Sejak kelahirannya, istilah cyberspace kian berkembang. Dalam era modern ini, istilah cyberspace lekat dikaitkan mewakili segala hal tentang komputer, teknologi informasi sampai internet.
(HAP)




