Senin, Januari 26, 2026

Pemprov Kaltara Anggarkan Rp 9 Miliar untuk Subsidi Ongkos Angkut Barang 2018

Must Read

Moneter.co.id – Pemerintah Provinsi
(Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) melalui Pendapatan dan Belanja Daerah
(APBD) 2018 mengalokasikan anggaran sebesar Rp 9 miliar untuk program Subsidi
Ongkos Angkut (SOA) barang ke sejumlah kecamatan di wilayah perbatasan. Besaran
anggaran ini, tidak ada perubahan dari alokasi tahun sebelumnya.

Dikutip dari Disperindagkop-UMKM Kaltara, 2018, Senin (5/3) dalam realisasinya nanti, Pemprov Kaltara melalui Dinas Perindustrian,
Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (Disperindagkop-UMKM) yang
menangani, berencana merambah 2 kecamatan yang belum ter-cover di
tahun sebelumnya yakni, Kayan Selatan dan Kayan Hulu, Kabupaten Malinau. 

Pada 2017, SOA Barang hanya menjangkau 5 kecamatan. Yaitu 3 kecamatan di
Nunukan, Krayan Induk, Krayan Selatan dan Lumbis Ogong dan 2 kecamatan di
Malinau. Yakni, Kayan Hilir dan Mentarang Hulu.

“Kita memberikan subsidi
ongkos angkuta atau SOA barang ini, bertujuan untuk mengurangi disparitas harga
barang pokok di perbatasan. Sehingga dengan adanya subsidi, bisa sama dengan
harga pada tingkat agen,” kata Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie.

Selain itu, Disperindagkop juga bakal menambah jumlah barang yang mendapatkan
subsidi. Sebelumnya, barang yang disubdisi antara lain beras, garam, gula
pasir, minyak goreng, ikan asin, ikan kaleng, tepung terigu, biskuit, kecap,
teh, kopi bubuk, susu kaleng, dan mie instan.

“Untuk rencana tambahan
barang yang disubsidi itu, adalah sabun mandi cair, sabun cuci piring, sabung
mandi batang, pasta gigi, pampers bayi, tisu, obat nyamuk, pembalut dan plastik
gula,” jelasnya. 

Gubernur mengharapkan masyarakat di kawasan yang dijamah SOA Barang tak lagi
mengandalkan produk Malaysia. 

Disperindagkop-UMKM juga tengah menyusun titik lokasi SOA Barang sesuai usulan
dari pemerintah daerah. Juga berdasarkan masukan kecamatan dan masyarakat
setempat. “Setelah titik lokasi ditetapkan, maka dilakukan pembagian paket SOA
berdasarkan jalur distribusi dan transportasi yang digunakan dan pelelangan
paket SOA tersebut,” kata Gubernur. 

Untuk progress pelaksanaan program SOA Barang 2018 sendiri, dikabarkan Hartono
bahwa telah ditetapkan Pejabat Pengelola Teknis Kegiatan (PPTK) dan Pejabat
Pembuat Komitmen (PPK) per 30 Januari 2018.

“Akan segera dilakukan
pelelangan paket SOA. Setelah itu, ditentukan penyalur barang pada
masing-masing paket atau titik lokasi. Untuk penyalurannya, barang harus
dikirim berdasarkan pada jadwal yang telah ditentukan dengan target tepat waktu
dan tepat sasaran,” imbuh Hartono.

Proses pelelangan sendiri, kata Hartono, dijadwalkan dilakukan pada pekan ini,
atau paling lambat awal Maret.

“Dukungan
SOA Barang dari APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara) tidak ada. Karena
kementerian langsung menunjuk provinsi untuk melaksanakan program ini. Dari
APBN, hanya menopang SOA Orang (Kementerian Perhubungan),” tutupnya.

Realisasi SOA Barang Daerah Perbatasan Nunukan dan Malinau 2017:

1. Kabupaten Nunukan
a. Kecamatan Krayan Induk
– Long Bawan (TMT 10 April-13 Agustus 2017)
Target SOA : 100 ton
Realisasi : 100 ton

b. Kecamatan Krayan Selatan
– Long Layu (TMT 27 April-10 Agustus 2017)
Target SOA : 20 ton
Realisasi : 20 ton


– Binuang
(TMT 29 April-12 Agustus 2017)


Target SOA : 17,4 ton
Realisasi : 17,4 ton

c. Kecamatan Lumbis Ogong (TMT 10 April-12 Agustus 2017)
– Desa Binter 
Target SOA : 51 ton
Realisasi : 51 ton

– Desa Panas 
Target SOA : 47,5 ton
Realisasi : 47,5 ton

– Desa Sumentobol
Target SOA : 50 ton
Realisasi : 50 ton

– Desa Labang
Target SOA : 49,6 ton
Realisasi : 49,6 ton

– Desa Tau Lumbis
Target SOA : 60 ton
Realisasi : 60 ton

2. Kabupaten Malinau
a. Kecamatan Kayan Hilir (14 Agustus 2017)
– Long Sule 
Target SOA : 8,4 ton
Realisasi : 8,4 ton

– Long Pipa
Target SOA : 7 ton
Realisasi : 7 ton

b. Mentarang Hulu, Sungai Tubu
Target SOA : 76,597 ton
Realisasi : 76,597 ton

 

(HAP)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Pelatihan Ekspor Digital Ajak UMKM Ambil Peluang untuk Tembus Pasar Global

Ratusan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) antusias dalam mengikuti Pelatihan UMKM bertema “Membuka Peluang Ekspor di Era...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img