Rabu, Maret 4, 2026

BNI dan GO-PAY Bersinergi Beri Akses Penyaluran KUR

Must Read

Moneter.co.id – PT
Bank Negara Indonesia (Persero) atau BNI menjalin kerjasama dengan GO-PAY untuk
mengakses  kredit usaha rakyat (KUR) demi pengembangan usaha di
masyarakat.
 Hal ini
bertujuan untuk mempermudah para pengusaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM)
terutama di bidang kuliner yang menjadi mitra GO-FOOD.

GO-PAY menjadi jembatan bagi perbankan untuk salurkan kredit murah
kepada pengusaha UMKM kuliner. Kerja sama strategis dengan BNI ini sejalan
dengan komitmen GO-PAY dalam mempermudah akses layanan jasa keuangan bagi
jutaan keluarga di Indonesia.

“Kami melihat terdapat tantangan dalam penyaluran KUR, baik dari sisi
perbankan maupun dari pengusaha UMKM,” kata Chief Executive Officer GO-PAY,
Aldi Haryopratomo, Selasa (13/3).  

Aldi mengatakan, perbankan memiliki tantangan dalam penentuan target
sasar UMKM yang lebih tepat, sementara di sisi UMKM ada tantangan terkait
kemudahan akses kepada kredit murah.

Dalam hal ini Aldi melihat lebih dalam, akar pemasalahannya adalahnya
sejarah transaksi UMKM yang belum tercatat dengan baik. Di sini, GO-PAY
berusaha menawarkan solusi.

Dengan memanfaatkan data transaksi GO-PAY, perbankan bisa lebih mudah
menilai kelayakan UMKM untuk menerima kredit. Sedangkan di sisi UMKM, mereka
lebih mudah dalam mengakses kredit.

Menurutnya, GO-PAY sebagai bagian dari ekosistem GO-JEK, punya visi
sebagai jembatan antara perbankan dan layanan jasa keuangan dengan masyarakat.
Dengan kerja sama ini, para pengusaha UMKM bisa mengakses kredit murah tanpa
memerlukan agunan tambahan. “Dengan persetujuan pengusaha UMKM, data
transaksi di GO-PAY bisa menjadi rekomendasi dalam proses underwriting
perbankan,” ujar Aldi.

Aldi melanjutkan, tahap pertama program ini menyasar merchant GO-FOOD
yang ada di empat kota yaitu Semarang, Solo, Yogyakarta dan Malang. Para
merchant tersebut akan mendapatkan penawaran untuk mengakses KUR mikro dari
BNI, dengan plafon kredit maksimal Rp 25 juta.

“Kami berharap tahap pertama program ini bisa berjalan dengan baik dan
bisa membantu para merchant GO-FOOD untuk mengembangkan usahanya ke tingkat
yang lebih tinggi,” ungkap Aldi.

Sementara, Direktur Bisnis Kecil dan Jaringan BNI Catur Budi Harto
menyambut baik kerja sama strategis yang terjalin dengan GO-PAY. 
“Dengan memanfaatkan data transaksi GO-PAY, BNI
bisa lebih mudah menentukan pelaku UMKM mana yang bisa mendapatkan kredit.
Dengan proses yang lebih efisien dan efektif, penyaluran KUR dapat lebih
cepat. Pada tahap awal, KUR hanya dapat dicairkan sebagai Kredit Modal
Kerja (KMK) dengan metode repayment angsuran. Pembayaran angsuran dipungut per
hari dari pendapatan debitur agar terasa lebih ringan,” ujar Catur.

Catur mengungkapkan, kerjasama strategis ini sejalan dengan komitmen BNI
untuk menyalurkan KUR sesuai dengan kebijakan Pemerintah.

Catur berharap kerjasama ini bisa mendukung pemerintah untuk mencapai
target realisasi penyaluran KUR kesektor produksi yang minimal harus mencapai
50% dari target KUR yang diberikan oleh Pemerintah kepada BNI sebesar Rp. 13,5
Triliun.

Ditempat
yang sama, Chief Commercial Expansion GO-JEK, Catherine Hindra Sutjahyo
mengapresiasi kerja sama antara GO-PAY dengan BNI. 
“Saat ini GO-FOOD telah bekerja sama dengan
lebih dari 125.000 merchant, dimana 70% diantaranya UMKM. Salah satu tantangan
yang dihadapi teman-teman UMKM adalah terkait akses pembiayaan,” ucapnya.

“Kami berharap dengan kemudahan akses kredit murah ini, mereka bisa
mengembangkan bisnis, menjangkau pasar yang lebih besar dan menciptakan lebih
banyak lapangan pekerjaan,” ujar Catherine.

 

 

 (TOP)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Metrodata Electronics Perkuat Talenta Digital Sebagai Fondasi Transformasi AI di Indonesia

PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL), emiten Teknologi Informasi (TI) dan peralatan komunikasi terbesar di Indonesia, kini tengah mengoptimalkan pemanfaatan...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img