Senin, Maret 2, 2026

Survey: Peminat Apartemen Meningkat Tiga Kali Lipat

Must Read

Moneter.co.id – Berdasarkan data
suplai maupun permintaan pasar di situs Rumah.com mencatat adanya kenaikan
untuk sektor apartemen. Survei
Rumah.com
Property Affordability Sentiment Index H1-2018
mencatat sebanyak 63%
responden di Indonesia berniat membeli hunian dalam enam bulan ke depan, di
mana 60% diantaranya tertarik terhadap apartemen.

Survei Rumah.com Property Affordability Sentiment Index H1-2018 yang
diselenggarakan Rumah.com
bersama
Iembaga riset Intuit asal Singapura ini menunjukkan bahwa responden yang
meminati apartemen jumlahnya naik tiga kali lipat jika dibandingkan survei dua
tahun sebelumnya.

Head of Marketing Rumah.com, Ike Hamdan, mengatakan bahwa apartemen semakin
diminati karena kepraktisannya. Lokasinya relatif lebih dekat dengan pusat
kota, dilengkapi fasilitas komersial, dan punya akses transportasi umum yang
baik. Meski demikian, apartemen belum dilihat sebagai opsi hunian permanen.

“Optimisme dari
para first time buyer hunian cukup
tinggi. Sebanyak 31% dari responden calon yang berencana membeli hunian pertama
dalam enam bulan ke depan berminat terhadap apartemen, sementara 23% mengaku
tidak tertarik,” kata Ike disiaran pers yang diterima MONETER.co.id, Selasa (20/3)

Sementara di
kalangan investor, 47% responden investor mengaku berminat membeli properti
apartemen dalam enam bulan ke depan. Sebanyak 21% menyatakan tidak tertarik.

Jika dilihat
status pernikahannya, minat terhadap apartemen berasal dari pencari rumah yang
berstatus lajang. Sebanyak 40% pencari rumah berstatus lajang mengaku berminat
membeli apartemen, 22% tidak berminat, dan 38% diantaranya ragu-ragu.

Sedangkan
mereka yang sudah menikah, baik sudah memiliki anak maupun belum, tidak
tertarik membeli apartemen. Hanya 25% yang mengaku tertarik membeli apartemen,
38% ragu-ragu, 37% tidak tertarik.

“Peminat
apartemen kebanyakan adalah para lajang, yang menuntut kepraktisan dan
kemudahan beraktivitas. Namun saat sudah menikah, apalagi berkeluarga, rumah
tapak masih menjadi pilihan utama masyarakat,” ucap Ike.

Rumah.com Property Index juga mencatat peningkatan suplai
apartemen secara nasional sebesar 4% pada Q4 2017 dibandingkan Q3 2017. Secara
tahunan, peningkatannya mencapai 28%.

Sementara, Country Manager Rumah.com Marine Novita,
menjelaskan bahwa pengembang masih menahan diri pada awal 2017, namun melihat
serapan yang tinggi pada semesterI/2017, mereka meningkatkan suplai secara
drastis di semester II/2017.

“Seiring
waktu, konsumen mulai membuka diri terhadap apartemen, mengetahui kelebihan dan
kekurangannya. Ketertarikan terhadap apartemen terutama pada korelasi harga
dengan kepraktisan. Konsumen masih bisa mendapatkan hunian dengan harga Rp300
jutaan di lokasi yang strategis di kota-kota satelit, serta dekat dengan
beragam fasilitas umum,” ujar Marine.

 

 

(TOP)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Awal Maret 2026: HPE Konsentrat Tembaga Terkoreksi, HPE dan HR Emas Menguat

Kementerian Perdagangan menetapkan Harga Patokan Ekspor (HPE) konsentrat tembaga (Cu ≥ 15 persen) untuk periode pertama Maret 2026 sebesar...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img