Senin, Maret 2, 2026

BPH Migas: Konsumsi BBM Rata-rata Naik 14 Persen Sepanjang Lebaran 2018

Must Read

Moneter.co.id – BPH Migas
memprediksi konsumsi BBM akan mengalami kenaikan 14% selama Lebaran 2018.

Berdasarkan data BPH Migas,
Sabtu (26/05), menyebutkan selama masa Satgas Lebaran 2018, konsumsi BBM
gasoline (bensin) secara nasional diperkirakan naik rata-rata 14% menjadi
104.502 kiloliter per hari dari kondisi normal 91.971 kiloliter per hari.

Kenaikan
konsumsi gasoline tertinggi pada arus mudik diperkirakan terjadi pada 9 Juni
2018 (H-6) menjadi 124.093 kiloliter atau naik 35% dan pada 13 Juni 2018 (H-2)
menjadi 121.337 kiloliter (32%).

Sedangkan, pada arus balik,
kenaikan konsumsi tertinggi diperkirakan pada 19 Juni 2018 (H+4) sebesar
121.064 kiloliter (32%) dan pada 23 Juni 2018 (H+8) sebesar 118.510 kiloliter
(29%).

Untuk konsumsi BBM jenis
gasoil secara nasional diperkirakan naik rata-rata delapan persen menjadi
38.077 kiloliter per hari dari semula 35.286 kiloliter per hari.

Kenaikan tertinggi konsumsi
gasoil diperkirakan terjadi pada 9 Juni 2018 (H-6) sebesar 55.122 kiloliter (56
persen) dan penurunan konsumsi terjadi signifikan pada hari H menjadi 14.205
kiloliter.

Untuk mengatasi kenaikan
konsumsi BBM tersebut, telah disiapkan peningkatan stok BBM serta beberapa
layanan tambahan khusus untuk kondisi kepadatan arus mudik di jalur-jalur utama
maupun wisata.

Sebelumnya, Kementerian ESDM
kembali menyelenggarakan Posko Nasional ESDM Hari Raya Idul Fitri 2018 yang akan
mulai masa kerjanya pada H-15 sampai H+13 Idul Fitri yaitu pada 31 Mei 2018
sampai 28 Juni 2018. Terkait hal itu, Kementerian ESDM menunjuk BPH Migas
sebagai koordinator posko.

“Tim posko akan memantau
setiap hari, dengan dibagi menjadi dua ‘shift’, bertempat di BPH Migas. Rencana
pemantauan langsung lapangan difokuskan ke daerah-daerah infrastruktur
sektor-sektor ESDM termasuk objek vital nasional serta jalur terkait penyediaan
dan pendistribusiannya,” jelas Kepala BPH Migas Fanshurullah Asa.

Bidang-bidang yang dipantau
oleh Posko Nasional ini antara lain BBM baik subsidi maupun nonsubsidi, gas
elpiji tiga kilogram, jaringas gas kota (jargas), listrik, dan geologi. Namun,
titik berat pemantauan akan dilakukan pada BBM dan elpiji tiga kg. 
“Yang mesti kami
betul-betul perhatikan adalah untuk BBM dan elpiji 3 Kg. Di luar itu relatif
aman,” ujarnya.

 

(HAP)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Sambut Ramadan 2026, Grand Travello Hotel Bekasi Hadirkan Showcase Kuliner dan Paket Spesial

Grand Travello Hotel menggelar Ramadan Showcase 2026 sebagai bentuk komitmen dalam menghadirkan pengalaman berbuka puasa yang berkualitas bagi masyarakat...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img