Moneter.id – PT Akseleran Keuangan
Inklusif Indonesia (Akseleran) siap meluncurkan aplikasi mobile yang bertujuan agar
para pengguna jadi gampang untuk memberi pinjaman dan mengajukan pinjaman.
Aplikasi yang nantinya akan ditujukan untuk platform Android dan iOS ini akan
diluncurkan pada akhir Juli 2018.
Chief Marketing Officer
(CMO) Akseleran, Andri Madian, mengatakan bahwa keputusan perseroan untuk
meluncurkan kedua aplikasi tersebut berdasarkan data riset yang dilakukan oleh internal dimana
sebanyak 90% pengguna Akseleran menggunakan ponsel pintar (smartphone) dan hal ini
seiring dengan tingginya permintaan dari para pengguna.
Alasannya lainnya, dia
mengungkapkan, dilihat dari karakteristik pengguna digital Indonesia yang mobile first.
“Kami merespons cepat
permintaan dari para pengguna karena memang adanya aplikasi Akseleran di platform
Android dan iOS membuat jadi gampang dalam memberi pinjaman dan mengajukan pinjaman,
Sekarang sudah di tahap final testing dan diharapkan bisa kami
luncurkan di bulan ini,”
ucapnya di acara Fintech Indonesia Fair 2018 di Jakarta, Jumat (13/07).
Ia menjelaskan, pada
akhir 2018, kami targetkan aplikasi ini akan menjadi channel utama untuk
mengakses layanan Akseleran sebanyak 70% dan sisanya berasal dari website
mencapai 30%.
Menurut Andri, untuk
meningkatkan User Experience dan
User
Interface (UI/UX) ,
dalam waktu dekat Akseleran juga
siap meluncurkan Website versi 2.0. Seluruh aksi inovasi dan pengembangan teknologi
tersebut, jelasnya, sebagai bagian dari strategi perseroan untuk
mendukung tercapainya
target penyaluran pinjaman kepada para pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) sebesar
Rp200 miliar di penutup tahun 2018.
Dengan demikian, lanjut
Andri, segala kegiatan memberi pinjaman atau mengajukan pinjaman di Akseleran akan lebih
mudah dibandingkan sebelumnya dan membuat pengguna jadi gampang melalui aplikasi
Akseleran dari smartphone-nya.
Dan langkah Akseleran
meluncurkan aplikasi ke tengah-tengah masyarakat, terang dia, seiring dengan
persentase kepemilikan smartphone di Indonesia yang mencapai 51% dari total populasi
penduduk yang sekitar 262 juta di akhir tahun lalu dan sejauh ini masih
didominasi oleh kaum urban sebesar 70,96%.
“Tak kalah menarik,
sejalan dengan pengembangan teknologi Akseleran, kami siap meluncurkan program
unggulan atau fitur unggulan terbaru bernama Auto-Invest,” tungkasnya.
Di sini, Andri
melanjutkan, para pengguna dapat berinvestasi sesuai preferensi tanpa perlu cek
peluang yang ada setiap hari di Akseleran dan sangat berguna bagi setiap
investor yang memiliki dana investasi tetapi tidak memiliki waktu yang banyak
untuk mensortir setiap peluang tersebut.
“Banyak yang baru kami ciptakan
karena market sangat besar dan kami optimistis mampu meraup 45 ribu pengguna di
tahun ini,” pungkas Andri.
(TOP)




