Moneter.id – Lion Air meresmikan penerbangan
perdana charter dengan rute dari Bandar Udara Internasional I Gusti
Ngurah Rai, Denpasar, Bali (DPS) menuju Bandar Udara Internasional Binhai
Tianjin di Distrik Dongli (TSN) yang berjarak 15 km timur dari kota Tianjin,
Republik Rakyat Tiongkok.
Informasi
resmi Lion Air yang diterima MONETER.id,
Sabtu (21/7) disebutkan, dalam layanan inaugural flight, Lion Air
mengoperasikan Boeing 737 MAX 8 (B38M). Pesawat lepas landas tepat waktu (on
time) pada Jumat (20/ 7) 16.35 WITA bernomor JT2657 dan telah mendarat
dengan mulus di Tianjin pukul 00.22 CST (current local time in China –
Tianjin Municipality).
Sebaliknya,
pesawat menggunakan nomor JT2656 yang berangkat tepat waktu dari Tianjin pada
Sabtu (21/ 7) pukul 01.05 CST dan tiba di Bali pukul 08.35 WITA.
“Kesuksesan
pembukaan rute internasional ini menjadikan Lion Air sebagai maskapai pertama
dan satu-satunya saat ini yang memfasilitasi penerbangan non-stop Bali
ke Tianjin pergi pulang (PP),” tulisnya
Untuk
tahap awal, jaringan charter terbaru ini memiliki jadwal penerbangan 5
kali dalam seminggu. Denpasar ke Tianjin setiap Senin, Rabu, Kamis, Jumat dan
Minggu, sedangkan Tianjin ke Denpasar dilayani pada Senin, Selasa, Kamis, Jumat
dan Sabtu.
Dalam
menawarkan kenyamanan dan menambah pengalaman terbang tersendiri setiap
pelanggan, Lion Air akan mengoperasikan Boeing 737-900ER (215 kursi kelas
ekonomi), Boeing 737-800NG (189 kursi kelas ekonomi) dan Boeing 737 MAX 8 (189
kursi kelas ekonomi).
Peluncuran
penerbangan secara langsung (direct flight) ini merupakan upaya maupun
kesungguhan Lion Air dalam menjawab dari tingginya permintaan pasar dan minat
wisatawan asing ke Bali serta pelancong Indonesia untuk mengelilingi destinasi
di kota yang berdekatan dengan Beijing tersebut.
Lion
Air menegaskan, bahwa jaringan baru ini menyusul kelancaran dan suksesnya
beberapa rute terbaik yang telah diterbangi secara langsung oleh Lion Air
antara Bali dengan berbagai kota tujuan di Tiongkok, seperti menuju Guangzhou
Baiyun, Shanghai Pudong, Jinan Yaoqiang, Chongqing Jiangbe, Changsha Huanghua,
Nanchang Changbei, Hangzhou Xiaoshan, Chengdu Shuangliu dan Wuhan Tianhe.
Mengusung
tagline “We Make People Fly” Lion Air telah memberikan konektivitas yang
dapat dinikmati oleh kalangan traveler era milenial untuk
mewujudkan mimpi mengunjungi Bali dan Tianjin.
Dalam
hal ini juga mempertegas peran penting maskapai Lion Air Group guna mendorong
pertumbuhan ekonomi melalui bisnis/ perdagangan dan pariwisata antarnegara.
Lion
Air optimis, pasar tourism untuk sektor tujuan popular seperti Pulau
Dewata akan terus meningkat.
Berdasarkan
data Badan Pusat Statistik (BPS) Bali menunjukkan kedatangan wisman ke Bali
pada Mei 2018 tercatat mencapai 528.512 kunjungan, dengan yang datang melalui
bandar udara yaitu 526.281 kunjungan.
Jumlah
wisman pada bulan yang sama naik 2,27% dibandingkan dengan April 2018. Bila
dibandingkan dengan Mei 2017 (y on y), jumlah wisman ke Bali tercatat
mengalami peningkatan 8,00%.
Menurut
kebangsaan (negara asal), wisman yang tercatat paling banyak datang ke Bali
pada Mei tahun ini yaitu Tiongkok (23,32%), Australia (19,27%), India (8,18%),
Inggris (4,60%) dan Amerika Serikat (4,13%).
(TOP)




