Senin, Januari 26, 2026

ASEAN Perkuat Kerja Sama dengan Tiga Negara Mitra Asia Timur

Must Read

Moneter.id – Para Menteri Ekonomi ASEAN pada konsultasi ASEAN
Economic Ministers’ (AEM) dengan negara mitra Asia Timur pada Kamis (30/8) di
Singapura menyampaikan 
Association
of Southeast Asian Nations
 (ASEAN)
terus memperkuat komitmen kerja sama dengan negara mitra di kawasan Asia Timur
yaitu China, Korea Selatan, dan Jepang..

Rangkaian pertemuan ASEAN dengan negara mitra
kawasan Asia Timur ini diawali dengan pertemuan ASEAN-Jepang. Pada pertemuan
ini para menteri membahas perkembangan implementasi Perjanjian ASEAN-Jepang
untuk periode 2018, serta menghimpun hal-hal yang perlu disampaikan kepada
Kepala Negara pada pertemuan Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN-Jepang, yang
direncanakan berlangsung pada November 2018. Para menteri mengharapkan Protokol
Pertama Perubahan Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif ASEAN-Jepang
(AJCEP) dapat ditandatangani bersama.

“Bahwa sejak 1 Maret 2018, Indonesia telah
mengimplementasikan Perjanjian Perdagangan Barang AJCEP secara penuh. Kita
berharap, para pelaku usaha Indonesia dapat memanfaatkan perjanjian ini untuk
memperluas dan memperdalam rantai nilai regional atas sektor-sektor yang
menjadi kepentingan Indonesia sebagai anggota ASEAN dengan Jepang,” ucap
Menteri Perdagangan 
Enggartiasto
Lukita
 

Selain itu, para menteri juga menyambut baik
kemajuan pelaksanaan Kerja Sama Ekonomi Strategis ASEAN-Jepang 10 tahun di
berbagai bidang, termasuk fasilitasi perdagangan, Hak Kekayaan Intelektual
(HKI), usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), infrastruktur, energi, inovasi
dan transfer teknologi.

Sebelumnya, para Menteri Ekonomi ASEAN telah
melakukan pertemuan konsultasi dengan China. Pada pertemuan tersebut, para
menteri membahas perkembangan penyelesaian ratifikasi Protokol Peningkatan
Kawasan Perdagangan Bebas ASEAN-China (ACFTA Upgrading Protocol) oleh seluruh
pihak, dan juga mencatat perkembangan laporan kemajuan pelaksanaan kerja sama
bidang Kapasitas Produksi (ASEAN and China on Production Capacity Cooperation),
yang telah disepakati pada tahun 2016, serta kerja sama di bidang konektivitas
infrastruktur yang telah disepakati tahun lalu.

“Peningkatan Protokol ACFTA bertujuan untuk
meningkatkan manfaat kerja sama perjanjian ini bagi para pelaku usaha khususnya
pelaku usaha dari ASEAN yang selama ini belum dapat secara maksimal memanfaatkannya,”
jelas Mendag.

Pertemuan ini juga membahas persiapan Pameran
China-ASEAN ke-15 dan Pameran Impor Internasional Cina Pertama (CIIE), yang
akan diselenggarakan pada 12–15 September 2018 di Nanning dan 5–10 November
2018 di Shanghai, China. Para Menteri mendorong partisipasi semua pihak pada
pameran tersebut.

Pada kesempatan yang sama, para Menteri Ekonomi
ASEAN juga melakukan pertemuan konsultasi dengan Korea Selatan. Salah satu isu
yang dibahas adalah mengenai perkembangan penyelesaian ratifikasi Protokol
Ketiga untuk Mengubah Perjanjian Perdagangan Barang Kawasan Perdagangan Bebas
ASEAN-Korea selatan (AKTIG). Ratifikasi itu diupayakan selesai pada November
2018.

Informasi saja, Jepang adalah mitra dagang ASEAN
terbesar ke-4. Nilai perdagangan ASEAN-Jepang mencapai USD 218 miliar pada
tahun 2017 atau setara dengan 8,5% dari total perdagangan ASEAN. Jepang juga
merupakan investor ke-2 terbesar di ASEAN dengan nilai investasi asing langsung
(FDI) mencapai USD 13,2 miliar atau setara dengan 9,6% dari total FDI Jepang ke
ASEAN.

China merupakan mitra dagang terbesar ASEAN
dengan total perdagangan sebesar USD 436,8 miliar atau setara dengan 17,1% dari
nilai total perdagangan ASEAN pada tahun 2017. Untuk sektor investasi pada
tahun 2017, ASEAN menerima investasi asing langsung sebesar USD 11,3 miliar
dari China dan menempatkan China sebagai investor terbesar ke-3 dari total
investasi ASEAN.

Adapun Korea Selatan adalah mitra dagang
terbesar ke-5 ASEAN. Total nilai perdagangan ASEANKorea Selatan pada tahun 2017
mencapai USD 152,5 miliar atau setara dengan 6% dari total perdagangan ASEAN.
Di sektor investasi, Korea Selatan menduduki peringkat ke-5 terbesar. Nilai
investasi asing langsung Korea Selatan di ASEAN sebesar USD 5,3 miliar.

 

(TOP)

 

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Salil Chari Ditunjuk sebagai Presiden FedEx untuk Kawasan Asia Pasifik

Federal Express Corporation (FedEx), perusahaan transportasi ekspres, menunjuk Salil Chari sebagai Presiden baru untuk memimpin kawasan Asia Pasifik. Salil Chari,...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img