Rabu, Juli 15, 2026

Beban Pokok Penjualan Bengkak, Tirta Mahakam Resources Alami Kerugian Rp 55,82 Miliar di Kuartal III/2018

Must Read

Moneter.id – PT Tirta Mahakam Resources Tbk (TIRT) mencatat rugi tahun
berjalan sebesar Rp 55,82 miliar di kuartal III/2018. Padahal di periode yang
sama tahun lalu masih membukukan keuntungan mencapai Rp 4,68 miliar.

“Penyebab rugi tahun berjalan TIRT adalah kenaikan pada
beban pokok penjualan yang membengkak 46,315% jadi Rp 718,09 miliar dari yoy Rp
490,78 miliar,” tulis perseroan diketerangan resminya belum lama ini.

Dijelaskan perseroan, pendapatan emiten dengan kode TIRT
ini mengalami kenaikan 43,26% menjadi Rp 792,2 miliar dari yoy Rp 552,97
miliar. Sementara pendapatn emiten mayoritas disokong oleh penjualan kayu lapis
yang berkontribusi hingga 83% penjualan, kemudian ada polyester yang beri
sumbangan 15% penjualan dan produk Blockboard yang beri kontribusi 1%
penjualan.

Terkait
pendapatan, penjualan produk kayu lapis hingga kuartal III/2018 senilai Rp
661,12 miliar, naik 50,53% secara yoy menjadi Rp 439,19 miliar. Kemudian
penjualan polyester senilai Rp 122,85 miliar naik 29,61% dari Rp 94,78 miliar
yoydan penjualan Blockboard senilai Rp 8,23 miliar turun drastis 56,69% dari Rp
18,997 miliar yoy.

Mayoritas penjualan ditujukan kepada perusahaan Itochi
Kenzai Corporation, SMB Kenzai Co., Ltd yang sebelumnya bernama Sumisho &
Mitsubishi Kenzai Co., Ltd dan kepada perusahaan Japan Kenzai Co., Ltd.

 

(TOP)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Permintaan Berkurang, HPE dan HR Emas Melemah pada Periode Kedua Juli 2026

Kementerian Perdagangan menetapkan Harga Patokan Ekspor (HPE) emas periode kedua Juli 2026 sebesar USD 131.839,51 per kilogram. Nilai ini...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img