PT Indonesian Paradise Property Tbk (INPP) atau Paradise Indonesia memperkuat strategi ekspansi ke kota-kota dengan potensi ekonomi tinggi sebagai upaya memperbesar pendapatan berulang (recurring income) sekaligus menjaga pertumbuhan bisnis di tengah dinamika industri properti.
Strategi tersebut mulai menunjukkan hasil melalui pembukaan 23 Semarang Shopping Center serta peluncuran kawasan komersial 88 Plaza Balikpapan. Kedua proyek itu menjadi motor baru pertumbuhan portofolio perusahaan di luar Jakarta dan diharapkan memperkuat kontribusi pendapatan jangka panjang.
Presiden Direktur Paradise Indonesia Andri Hadi mengatakan ekspansi yang dilakukan perseroan bukan sekadar menambah aset, tetapi membangun destinasi yang mampu menciptakan nilai ekonomi berkelanjutan.
“Ekspansi kami selalu didasarkan pada prinsip menciptakan aset yang mampu menghasilkan nilai jangka panjang, bukan sekedar perluasan portofolio. Kehadiran 23 Semarang Shopping Center dan peluncuran komersial 88 Plaza Balikpapan adalah bagian strategi Paradise Indonesia menghadirkan destinasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat di setiap kota tempat kami berinvestasi,” ujar Andri Hadi.
Respons pasar terhadap proyek baru tersebut dinilai positif. Pada hari pertama operasional, 23 Semarang Shopping Center mencatat lebih dari 30.000 pengunjung. Sementara itu, penjualan unit ruko di 88 Plaza Balikpapan telah mencapai sekitar 40% pada tahap awal pemasaran. Capaian tersebut mencerminkan tingginya permintaan terhadap proyek mixed-use dan destinasi gaya hidup di kota-kota regional yang memiliki prospek pertumbuhan ekonomi.
Paradise Indonesia menargetkan komposisi pendapatan berulang tetap mendominasi struktur bisnis perusahaan. Wakil Presiden Direktur Paradise Indonesia Surina mengatakan proyek-proyek baru akan menjadi pendorong utama pencapaian target tersebut.
“Kami menargetkan recurring income tetap berada di kisaran 70%, dan proyek-proyek ini akan menjadi pendorong utama pencapaian target tersebut ke depan,” kata Surina.
Kontribusi 23 Semarang Shopping Center mulai tercermin pada kinerja perseroan tahun ini. Sementara itu, 88 Plaza Balikpapan diproyeksikan menjadi sumber pertumbuhan baru setelah proyek memasuki tahap operasional.
Strategi ekspansi tersebut turut menopang kinerja keuangan perseroan pada kuartal I 2026. Paradise Indonesia membukukan pendapatan sebesar Rp326,90 miliar atau tumbuh 14% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pertumbuhan tersebut didorong oleh kontribusi seluruh lini usaha, terutama segmen komersial yang menjadi penyumbang terbesar.
Selain mengembangkan proyek baru, perseroan juga mengoptimalkan aset yang telah dimiliki melalui revitalisasi hotel dan pusat perbelanjaan. Langkah ini diarahkan untuk menjaga daya saing aset, meningkatkan pengalaman pelanggan, menarik tenant berkualitas, serta memaksimalkan produktivitas aset dalam jangka panjang.
Ke depan, Paradise Indonesia membidik pertumbuhan pendapatan sebesar 5% hingga 10%. Target tersebut akan ditopang oleh kontribusi penuh proyek-proyek baru, optimalisasi portofolio eksisting, serta pengembangan destinasi gaya hidup yang diharapkan mampu menghasilkan pendapatan berulang secara konsisten.




