Senin, Januari 26, 2026

Jokowi Resmikan Segmen Sragen-Ngawi, Jalan Tol Solo-Ngawi Beroperasi Penuh

Must Read

Moneter.id – Presiden Joko
Widodo (Jokowi) meresmikan Jalan Tol Solo-Ngawi Segmen Sragen-Ngawi, pada Rabu,
(28/11). Dengan diresmikannya Segmen Sragen-Ngawi sepanjang 51 Km ini, maka
Jalan Tol Solo-Ngawi dengan total panjang 90,43 Km sudah resmi beroperasi
seutuhnya.

“Peresmian
ini sebagai salah satu tanda Jalan Tol Trans Jawa akan tersambung di akhir
2018. Ini artinya, jalur dari Jakarta hingga Surabaya di akhir 2018 InshaAllah
sudah tersambung semuanya. Masih ada beberapa yang kurang, seperti
Pemalang-Batang, Batang-Semarang, Salatiga-Solo dan Wilangan-Kertosono yang
ditargetkan selesai akhir Desember 2018,” ujar Jokowi saat peresmian di Rest
Area Km 538, Rabu (28/11).

Lebih lanjut,
Presiden Jokowi menambahkan, dengan selesainya jalan tol dari Jakarta ke
Surabaya ini, para Kepala Daerah bisa mengintegrasikannya dengan
kawasan-kawasan industri, baik yang baru maupun lama. Begitu pula
mengintegrasikannya dengan kawasan-kawasan wisata.

“Jangan
sampai jalan tol ini berdiri sendiri sebagai jalan tol. Semuanya harus
diintegrasikan sehingga manfaatnya betul-betul maksimal. Mobilitas orang, mobilitas
barang, semuanya bisa melalui jalan tol ini, bisa berjalan dengan cepat,”
imbuhnya.

Direktur
Utama PT Jasamarga Solo Ngawi (PT JSN), David Wijayatno, juga berharap dengan
Jalan Tol Solo-Ngawi yang telah beroperasi penuh ini dapat menjadi salah satu
upaya dalam memecah masalah transportasi darat, turut mendukung distribusi
logistik dan menciptakan konektivitas baru. Dengan ini, dampak positif bagi
ekonomi kawasan secara umum dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya
di lingkungan sekitar Jalan Tol Solo-Ngawi.

“Dengan
beroperasi penuh, Jalan Tol Solo-Ngawi dapat memangkas waktu tempuh dari yang
semula 3 jam dengan menggunakan jalur yang ada, sekarang dapat ditempuh hanya
dalam waktu 1,5 jam. Selain itu diharapkan dapat membuka akses-akses wilayah
sepanjang Sragen hingga Ngawi serta meningkatkan perekonomian daerah, salah
satunya memberikan kemudahan akses ke destinasi pariwisata seperti Tawangmangu
dan Sangiran,” ujar David.

Sebelumnya, Menteri
PUPR Basuki Hadimuljono juga telah menetapkan besaran tarif Jalan Tol
Solo-Ngawi. Penetapan tarif itu tertuang dalam Keputusan Menteri PUPR No.
897/KPTS/M/2018 tentang Penetapan Golongan Jenis Kendaraan Bermotor dan Besaran
Tarif Tol pada Jalan Tol Solo-Mantingan-Ngawi. Sistem penarifan ini menggunakan
sistem tertutup. Rincian tarif tol bagi golongan kendaraan dan penetapan tarif
lebih jelas bisa dilihat pada infografis terlampir.

David menyatakan
bahwa Jalan Tol Solo-Ngawi Segmen Sragen-Ngawi bisa langsung dilewati oleh
pengguna jalan tol sesaat setelah peresmian. “Mulai malam ini (Rabu,
28/11) maksimal pada pukul 21.00 WIB, masyarakat bisa menikmati Jalan Tol
Solo-Ngawi Segmen Sragen-Ngawi tanpa tarif karena masih dalam masa sosialisasi.
Namun mulai Kamis, 6 Desember 2018 pukul 00.00 WIB sudah diberlakukan
tarif,” jelas David.


Jalan Tol
Solo-Ngawi menerapkan cashless payment,
sehingga pengguna jalan tol yang akan melakukan transaksi tol harus
mempersiapkan uang elektronik dengan kecukupan saldo.

Jalan Tol
Solo-Ngawi terbagi atas tiga tahap pengoperasian, yang pertama adalah Segmen
Simpang Susun Ngawi-Klitik (Ngawi) sepanjang 4 km sejak 30 Maret 2018
berbarengan dengan dioperasikannya Jalan Tol Ngawi-Kertosono-Kediri Segmen
Ngawi-Wilangan, pengoperasian tahap kedua adalah Segmen Kartasura-Sragen yang
telah diresmikan oleh Presiden Jokowi pada 15 Juli 2018 sedangkan yang ketiga,
atau yang terakhir, adalah Segmen Ngawi-Sragen yang diresmikan hari ini.

Jalan Tol
Solo-Ngawi akan menghubungkan beberapa daerah terutama Kabupaten Boyolali,
Kabupaten Sukoharjo, Kota Surakarta, Kabupaten Karanganyar, Kabupaten Sragen di
Jawa Tengah dan Kabupaten Ngawi di Jawa Timur.

Untuk
mempermudah pengguna jalan mengakses jalan tol ini, saat ini telah dioperasikan
lima Gerbang Tol (GT), yakni GT Colomadu, GT Ngemplak, GT Karanganyar, GT
Sragen, dan GT Ngawi serta akan segera dibuka 3 (tiga) GT tambahan pada awal
tahun 2019 untuk lebih mempermudah masyarakat mengakses Jalan Tol ini, yaitu GT
Bandara Adi Soemarmo, GT Gondangrejo (akses arah Purwodadi) serta GT Sragen
Timur (berada di Kecamatan Sambungmacan, Sragen sebagai akses arah Mantingan).

Beroperasi
penuhnya Jalan Tol Solo-Ngawi menambah lengkap jaringan mega-proyek Jalan Tol
Trans Jawa yang tergabung dalam Proyek Strategis Nasional (PSN).

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Kawasaki W175 ABS dan W175 Street Kembali Hadir untuk Konsumen Indonesia

PT. Kawasaki Motor Indonesia kembali menghadirkan W175 ABS dan W175 STREET, dua model bergaya retro autentik yang menjadi bagian...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img