Moneter.id – Thai Lion Air member of Lion Air Group membuka penerbangan langsung menghubungkan spot yang instagramable,
Thailand dan Bali, dengan frekuensi satu kali setiap hari. Inagurasi
dilaksanakan hari ini dari Bandar Udara Internasional Don Mueang, Thailand
(DMK) menuju Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Bali
(DPS). Tarif mulai dari THB 2.655 atau Rp 895.000 untuk sekali jalan.
“Hadirnya
jadwal penerbangan ke Indonesia melengkapi jaringan yang sudah ada, setelah
Jakarta,” kata Capt. Darsito Hendro
Seputro, Chairman of the Board, Thai Lion Air disiaran
persnya, Sabtu (22/12)
Penerbangan
perdana lepas landas dari Don Mueang pukul 12.55 THA, Thailand Standard
Time (Waktu Standar Thailand) bernomor SL-258, kemudian ditandai
pendaratan mulus di Denpasar pukul 18.40 WITA oleh Boeing 737-900ER
beregistrasi HS-LTS. Pesawat membawa tujuh kru dan 173 penumpang. Keseruan
pelanggan semakin meriah setibanya di Terminal Internasional dengan disambut
pengalungan bunga.
Untuk rute
sebaliknya bernomor SL-259 menggunakan pesawat yang sama dengan menerbangkan
tujuh kru, 158 penumpang. Keberangkatan dari Denpasar pukul 19.20 WITA, dan
diperkirakan tiba di Don Mueang pukul 23.05 waktu setempat.
“Thai
Lion Air sangat bangga meluncurkan layanan penerbangan terbaru dari Bangkok Don
Mueang ke Denpasar. Kehadiran Bangkok ke Bali merupakan komitmen kami untuk
terus memberikan pilihan jadwal bepergian terbaik bagi pebisnis dan wisatawan
ke Thailand serta ke Indonesia bersama Thai Lion Air,” ucap Capt. Darsito.
Capt. Darsito menambahkan, peluncuran
penerbangan baru sekaligus merupakan jawaban dari tingginya permintaan terhadap
jasa transportasi udara di Asia Tenggara. Thai Lion Air mempunyai kesungguhan
dalam mendukung aktivitas ekonomi antara kedua kota, sebagai metropolitan
terbesar di masing-masing negara.
“Thai Lion
Air senantiasa mendukung Kementerian Pariwisata seiring program mendatangkan
jumlah wisatawan ke dalam negeri, salah satunya dari Thailand. Thai Lion Air
optimis, rute Bangkok – Bali – Bangkok akan terus menawarkan layanan udara yang
nyaman dan terjangkau. Dengan demikian, dinilai bisa membawa lebih banyak
wisatawan menuju Indonesia melalui Denpasar yang merupakan salah satu jalur
bisnis dan wisata,” papar Capt.
Darsito.
Thai Lion Air
optimis, pasar tourism untuk tujuan popular seperti Pulau
Dewata akan terus tumbuh. Merilis dari Data Badan Pusat Statistik (BPS) Bali,
menunjukkan kedatangan wisatawan mancanegara (wisman) ke Bali pada Oktober 2018
mencapai 517.889 kunjungan, melalui bandar udara 515.859 kunjungan. Jumlah
wisman bila dibandingkan periode Oktober 2017 (tahun dengan tahun/ year
on year), tercatat mengalami peningkatan 11,35%.
“Dalam upaya
menambah pengalaman berwisata ataupun bisnis, kami memberikan pilihan terbaik
bagi para turis dalam mengeksplorasi kota-kota favorit di Indonesia. Setelah
selesai melakukan agenda maupun aktivitas di Bali, dapat melanjutkan perjalanan
dengan menggunakan Lion Air, Batik Air, Wings Air,” pungkas Capt. Darsito.
Sebagai
informasi, Thai Lion Air adalah salah satu dari Low Cost Carrier (LCC)
di Lion Group yang didirikan pada 2013, memiliki 12 jaringan domestik, dua
penerbangan lintas negara (regional) dengan lebih dari 20 destinasi
internasional.




