Moneter.id – Group Head PT XL Axiata East Region Mochamad Imam Mualim, mengatakan bahwa
dalam menghadapi pergantian tahun, pihaknya akan melakukan penguatan jaringan dengan
penambahan Base Transceiver Station (BTS) di berbagai daerah.
“Diprediksi akan ada peningkatan trafik oleh pelanggan pada malam pergaantian
tahun,” katanya belum lama ini.
Ia menjelaskan, meski sejak tahun lalu layanan 4G telah masuk ke semua kota
dan kabupaten di Jawa Timur dan Bali, namun pembangunan infrastruktur internet
cepat ini terus kami lakukan, dan penambahan BTS 4G dan 3G tetap dilanjutkan
demi meningkatkan kualitas layanan seiring dengan bertambahnya jumlah
pelanggan, juga perluasan ke area-area yang belum dapat mengakses layanan data
secara maksimal, seperti di area pinggir kota dan pedesaan.
Menurut Imam, sampai dengan saat ini, XL Axiata di wilayah propinsi Jawa
Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur telah memiliki lebih
dari 25.000 BTS.
Terdiri dari BTS 2G sebanyak lebih dari 8.500 BTS, BTS 3G sebanyak lebih
dari 11.000 BTS dan BTS 4G sebanyak lebih dari 5.500 BTS dengan sebaran
masing-masing, untuk BTS 4G, lebih dari 3.400 BTS di Jawa Timur, lebih dari
1.250 BTS di Bali, lebih dari 800 BTS di NTB dan lebih dari 20 di NTT.
Sementara itu untuk BTS 3G, 6.400 BTS di Jawa Timur, lebih dari 2.600
BTS di Bali, lebih dari 1.800 BTS di NTB dan lebih dari 380 di NTT.
“Penambahan BTS mengindikasikan bahwa pelanggan yang aktif mengakses
layanan data juga terus tumbuh di area pinggiran kota dan pedesaan, di mana
aktivitas ekonomi digital yang dilakukan masyarakat juga terus tumbuh,”
katanya.
Sementara itu, jumlah total pelanggan XL Axiata di wilayah Jatim dan
sekitarnya sebanyak lebih dari 1.7 juta pelanggan, dengan 85%, di antaranya
merupakan pelanggan layanan data.
“Infrastruktur jaringan yang menopang antara lain diperkuat dengan lebih
dari 1.300 BTS 4G dan lebih dari 2.100 BTS 3G. Ada total 55 kota/kabupaten yang
kini warganya sudah bisa menikmati layanan internet cepat 4G,” tutup Imam.




