Sabtu, Maret 14, 2026

Islamic Finance Development Sebut Ekonomi Syariah Global Tumbuh 11 Persen

Must Read

Moneter.id – Berdasarkan laporan Pembangunan
Keuangan Islam (Islamic Finance Development) 2018 menunjukkan industri keuangan
Islam global tumbuh dari tahun ke tahun. Ekonomi Islam tumbuh 11
% menjadi 2,4 triliun dolar AS dalam aset pada 2017 atau oleh
Laju Pertumbuhan Majemuk Tahunan (CAGR) sebesar 6
% dari 2012.

“Laporan
ini berdasarkan angka untuk 56 negara, sebagian besar di Timur Tengah dan Asia
Selatan dan Tenggara. Iran, Arab Saudi, dan Malaysia tetap menjadi pasar
keuangan Islam terbesar dalam hal aset, sementara Siprus, Nigeria, dan
Australia mengalami pertumbuhan paling cepat
,” sebutnya seperti dilansir Salaam Gateway,
Minggu (30/12).

Malaysia,
Bahrain, dan UEA kembali memimpin 131 negara yang dinilai dalam hal skor
Indikator Pengembangan Keuangan Islam. Skor ini meliputi Pengembangan
Kuantitatif, Pengetahuan, Tata Kelola, Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR),
dan Kesadaran.

Pasar keuangan
Islam unggul yang baru muncul yang memiliki sebagian besar perbaikan dalam
ekosistem keuangan dan pendukungnya termasuk Irak, Suriname, Nigeria, dan
Ethiopia.

Pasar modal
syariah memimpin pertumbuhan industri. Pasar modal syariah terdiri dari
obligasi syariah, atau sukuk, dan dana syariah yang mengungguli lembaga
keuangan syariah.

Sukuk tumbuh
dengan CAGR sebesar 9
%,
menjadi 426 miliar dolar AS dari total sukuk yang beredar pada tahun 2017,
sebesar 17
% dari
total aset industri.

Malaysia tetap
menjadi pasar sukuk terbesar dan sekarang bermaksud untuk membuka pasar ini untuk
investor ritel dan juga memperkenalkan skema hibah untuk penerbit green sukuk.

Namun,
Arab Saudi semakin bersaing dalam hal penerbitan sukuk. Saudi mengeluarkan
rekor 26 miliar dolar AS pada 2017, sebagian besar sukuk domestik dan
internasional, dan terus diterbitkan selama 2018.

Dana
syariah tumbuh sebesar 16
%
CAGR menjadi 110 miliar dolar AS, atau 4
%
dari total aset keuangan Islam. Meskipun demikian, sektor ini tetap sangat
terkonsentrasi di Iran, Arab Saudi dan Malaysia, dan meskipun demografi yang
kuat untuk investasi di negara-negara ini, sebagian besar dana Islam tetap
kecil.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Jumlah Pemegang Saham LAPD Naik Signifikan, Seiring Masuknya Pengendali Baru

Jumlah pemegang saham PT Leyand International Tbk tercatat mengalami peningkatan signifikan dalam beberapa waktu terakhir. Kenaikan ini terjadi seiring...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img