Sabtu, Juli 18, 2026

BCA Raup Laba Bersih Rp6,1 Triliun di Triwulan I/2019

Must Read

Moneter.id – PT Bank
Central Asia Tbk mencatat 
laba bersih mencapai Rp6,1 triliun pada triwulan I/2019. Laba ini tumbuh sebesar 10,1% dibandingkan  periode sama tahun sebelumnya sebesar Rp5,5 triliun.

Pendapatan
operasional bank, yang terdiri dari pendapatan bunga bersih dan pendapatan
operasional lainnya, tumbuh 13,7% menjadi Rp16,7 triliun pada triwulan I/2019
dibandingkan Rp14,7 triliun pada tahun sebelumnya. 
Sementara
pendapatan bunga bersih meningkat 11,2% menjadi Rp12 triliun, dan pendapatan
operasional lainnya tumbuh 20,7% menjadi Rp4,7 triliun.

Presiden
Direktur BCA Jahja Setiaatmadja mengatakan BCA dan entitas anak usaha mencatat
pertumbuhan pendapatan operasional (top-line),
yang positif pada kinerja keuangan triwulan I/2019, ditopang oleh pertumbuhan
kredit dan peningkatan fee-based income.

“Kami
melihat adanya peningkatan jumlah transaksi sebesar 25,8%, terutama didukung
pertumbuhan transaksi mobile banking
dan internet banking,” katanya
di Jakarta, Kamis (25/04).

Dikatakannya,
pada triwulan I/2019 portofolio kredit meningkat 13,2% menjadi Rp532 triliun,
ditopang oleh pertumbuhan kredit usaha pada segmen korporasi sebesar 15,8%
menjadi Rp207,8 triliun dan komersial dan UKM, yang meningkat 14,7% menjadi
Rp184,7 triliun.

BCA juga
mencatat laju pertumbuhan kredit investasi sebesar 20,3% pada Maret 2019. Meskipun
dihadapkan oleh tantangan tingkat suku bunga yang lebih tinggi, kata Jahja, kredit
konsumer tumbuh 7,7% menjadi Rp139,7 triliun.

Pada
segmen konsumer, KPR tumbuh 11,3% menjadi Rp86,5 triliun dan kredit kendaraan
bermotor (KKB) meningkat 0,4% menjadi Rp48,0 triliun pada triwulan I/2019.

Sementara
outstanding kartu kredit tumbuh 9%
menjadi Rp12,9 triliun. “Rasio keuangan utama tetap solid pada triwulan I/2019,”
kata Jahja.

Rasio
kecukupan modal (CAR) dan rasio kredit terhadap dana pihak ketiga (LDR) berada
pada level yang sehat masing-masing sebesar 24,5% dan 81%. Rasio kredit
bermasalah (NPL) berada dalam tingkat toleransi risiko yang masih dapat
diterima pada level 1,5%.

Sedang,
rasio cadangan terhadap kredit bermasalah (loan
loss coverage
) tercatat pada level yang memadai sebesar 171,45.

Dengan
mempertahankan keunggulannya dalam perbankan transaksi, BCA dapat membukukan
pertumbuhan dana giro dan tabungan (CASA) sebesar 7,2% menjadi Rp483,7 triliun,
berkontribusi 76,8% terhadap total dana pihak ketiga (DPK). 
Deposito
naik 10,1% menjadi Rp145,9 triliun. Total DPK tercatat sebesar Rp629,6
triliun, tumbuh 7,9%.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Prabowo Pimpin Panen Raya Serentak di 43 Titik, Pemerintah Perkuat Hilirisasi demi Swasembada Pangan

Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Jawa Timur pada Jumat (17/7) untuk memimpin panen raya serentak tebu,...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img