Selasa, Maret 3, 2026

BCA Raup Laba Bersih Rp6,1 Triliun di Triwulan I/2019

Must Read

Moneter.id – PT Bank
Central Asia Tbk mencatat 
laba bersih mencapai Rp6,1 triliun pada triwulan I/2019. Laba ini tumbuh sebesar 10,1% dibandingkan  periode sama tahun sebelumnya sebesar Rp5,5 triliun.

Pendapatan
operasional bank, yang terdiri dari pendapatan bunga bersih dan pendapatan
operasional lainnya, tumbuh 13,7% menjadi Rp16,7 triliun pada triwulan I/2019
dibandingkan Rp14,7 triliun pada tahun sebelumnya. 
Sementara
pendapatan bunga bersih meningkat 11,2% menjadi Rp12 triliun, dan pendapatan
operasional lainnya tumbuh 20,7% menjadi Rp4,7 triliun.

Presiden
Direktur BCA Jahja Setiaatmadja mengatakan BCA dan entitas anak usaha mencatat
pertumbuhan pendapatan operasional (top-line),
yang positif pada kinerja keuangan triwulan I/2019, ditopang oleh pertumbuhan
kredit dan peningkatan fee-based income.

“Kami
melihat adanya peningkatan jumlah transaksi sebesar 25,8%, terutama didukung
pertumbuhan transaksi mobile banking
dan internet banking,” katanya
di Jakarta, Kamis (25/04).

Dikatakannya,
pada triwulan I/2019 portofolio kredit meningkat 13,2% menjadi Rp532 triliun,
ditopang oleh pertumbuhan kredit usaha pada segmen korporasi sebesar 15,8%
menjadi Rp207,8 triliun dan komersial dan UKM, yang meningkat 14,7% menjadi
Rp184,7 triliun.

BCA juga
mencatat laju pertumbuhan kredit investasi sebesar 20,3% pada Maret 2019. Meskipun
dihadapkan oleh tantangan tingkat suku bunga yang lebih tinggi, kata Jahja, kredit
konsumer tumbuh 7,7% menjadi Rp139,7 triliun.

Pada
segmen konsumer, KPR tumbuh 11,3% menjadi Rp86,5 triliun dan kredit kendaraan
bermotor (KKB) meningkat 0,4% menjadi Rp48,0 triliun pada triwulan I/2019.

Sementara
outstanding kartu kredit tumbuh 9%
menjadi Rp12,9 triliun. “Rasio keuangan utama tetap solid pada triwulan I/2019,”
kata Jahja.

Rasio
kecukupan modal (CAR) dan rasio kredit terhadap dana pihak ketiga (LDR) berada
pada level yang sehat masing-masing sebesar 24,5% dan 81%. Rasio kredit
bermasalah (NPL) berada dalam tingkat toleransi risiko yang masih dapat
diterima pada level 1,5%.

Sedang,
rasio cadangan terhadap kredit bermasalah (loan
loss coverage
) tercatat pada level yang memadai sebesar 171,45.

Dengan
mempertahankan keunggulannya dalam perbankan transaksi, BCA dapat membukukan
pertumbuhan dana giro dan tabungan (CASA) sebesar 7,2% menjadi Rp483,7 triliun,
berkontribusi 76,8% terhadap total dana pihak ketiga (DPK). 
Deposito
naik 10,1% menjadi Rp145,9 triliun. Total DPK tercatat sebesar Rp629,6
triliun, tumbuh 7,9%.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Pertamina Buka Program Mudik Gratis 2026, Ini Jadwal Pendaftarannya

PT Pertamina (Persero) kembali menghadirkan program Mudik Bareng Pertamina 2026 sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung kelancaran mobilitas...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img