Moneter.id – Kementerian
Perindustrian (Kemenperin) menerima penghargaan Arsip Nasional Republik
Indonesia (ANRI) Award 2019 sebagai Juara Ketiga Unit Kearsipan Kementerian
Terbaik Nasional tahun 2019. Penghargaan tersebut diserahkan oleh Menteri
Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Syafruddin kepada
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemenperin Haris Munandar dalam Rapat Koordinasi
Nasional Kearsipan tahun 2019.
“Ini
sejalan dengan yang diharapkan Kemenperin. Sebab dalam waktu relatif singkat,
unit kearsipan Kemenperin sudah membuahkan hasil dan apresiasi berupa penghargaan
sebagai peringkat terbaik ketiga nasional untuk tingkat kementerian,” kata Sekjen
Kemenperin usai menerima penghargaan tersebut di Makassar, Kamis (25/4).
Haris
memaparkan, ada tiga tahapan seleksi yang dilalui oleh Kemenperin pada
penilaian unit kearsipan tingkat kementerian, yakni seleksi administrasi,
verifikasi lapangan, dan presentasi. Penilaian meliputi percepatan pengelolaan
arsip dengan konsistensi penerapan gerakan nasional sadar tertib arsip.
“Saat
pencanangan Gerakan Nasional Sadar Tertib Arsip (GNSTA) di lingkungan
Kemenperin tahun 2017 lalu, Menperin mengatakan bahwa arsip adalah emas.
Artinya, setiap ada hal yang penting bisa terekam, termasuk dokumen terkait
pertanggungjawaban keuangan atau admnistrasi harus terdata agar bisa dibuktikan
bahwa ini sesuai dengan yang dilakukan oleh pemerintah,” tuturnya.
Haris
menuturkan, unit kearsipan Kemenperin telah melaksanakan percepatan pengelolaan
arsip sejak 2016. Salah satu program unggulan yang dilakukan oleh Kemenperin
adalah program penyelamatan arsip vital, yaitu arsip aset berupa 2.640 arsip
kartografi blue print Gedung Kemenperin
dan 120 sertifikat tanah Kemenperin.
Dalam
rangka percepatan pengelolaan arsip, Kemenperin membuat ruang penyimpanan arsip
vital sesuai standar. Selain itu juga melakukan penyelamatan arsip kawasan
industri dengan bergabungnya nomenklatur Direktorat Jenderal Pengembangan
Perwilayahan Industri (DItjen PPI) dan Direktorat Jenderal Ketahanan,
Perwilayahan, dan Akses Industri Internasional (Ditjen KPAII) Kemenperin.
“Dengan
membangun sistem teknologi kearsipan, ketersediaan akses data dan informasi bagi
setiap aparatur negara untuk mendukung fungsi dan kinerja Kemeenperin akan
terjamin,” terangnya.
Bagi Kemenperin,
fungsi arsip saat ini bukan hanya sebagai catatan historis ataupun semata untuk
menjalankan fungsi dukungan kesekretariatan suatu organisasi pemerintahan, namun
juga merupakan unsur utama dalam upaya membangun pemerintahan modern.
Haris
mengatakan, arsip menentukan akuntabilitas, transparansi, dan upaya tertib
administrasi sebuah lembaga. juga melakukan upaya-upaya tertib pada administrasi.
“Penghargaan dari ANRI ini merupakan apresiasi yang sangat luar biasa. Mudah-mudahan
tahun depan Kemenperin mampu lebih baik dari tahun ini,” tegasnya.
Pada kesempatan
tersebut, MenPAN-RB Syafruddin sebagai koordinator lembaga ANRI menyampaikan,
pengelolaan arsip secara tertib dan terpadu berbasis elektronik menjadi salah
satu indikator penlaian keberhasilan reformasi birokrasi.
“Penerapan
teknologi dalam sistem kearsipan mendukung tersedianya data arsip yang
terintegrasi, dinamis, serta melindungi kepentingan negara dengan menyajikan
berbagai solusi peningkatan kualitas kebijakan publik secara cepat, simultan,
dan terarah,” ujarnya.
Untuk peringkat
pertama kategori Unit Kearsipan Kementerian Terbaik Nasional diraih Kementerian
Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), disusul juara kedua: Kementerian
Sekretariat Negara.




