Moneter.id – PT. Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Selatan
(Bank Kalsel) melaksanakan
program Grebek Pasar untuk meningkatkan jumlah nasabah baik untuk tabungan
maupun penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR).
Direktur
Utama Bank Kalsel Agus Syabarrudin mengatakan, melalui Grebek Pasar diharapkan
seluruh pedagang di pasar lebih mengenal Bank Kalsel dan berbagai programnya.
“Grebek
Pasar ini kami laksanakan serentak di seluruh cabang di Kalimantan Selatan,
setiap Rabu, untuk menyosialisasikan seluruh program Bank Kalsel,” katanya
di Banjarmasin, Kalimantan Selatan Selasa (21/05/2019).
Agus
menjelaskan, karena pada saat itu (hari Rabu-red), seluruh karyawan Bank Kalsel
memakai seragam lapangan, sehingga memudahkan masyarakat untuk mengenali
karyawan Bank Kalsel.
Adapun
nama program ini, bisa disesuai dengan masing-masing daerah, pada masing-masing
cabang. Ada di daerah Hulu Sungai Grebek Pasar menjadi Menghayau Pasar,
Mengasak Pasar dan lainnya, yang maknanya sama.
Melalui
program tersebut, tambah dia, Bank Kalsel berharap akan mampu menguasai pasar,
dalam upaya meningkatkan peran terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, terutama
bagi perkembangan UMKM.
“Kami
berharap, masyarakat tiak lagi memiliki pilihan untuk menyimpan uangnya atau
untuk mendapatkan bantuan pengembangan usahanya, kecuali ke Bank Kalsel,”
katanya.
Agus
mengungkapkan, saat ini Bank Kalsel terus berbenah untuk meningkatkan performa
perusahaan antara lain dengan terus meningkatkan berbagai program layanan.
Sebelumnya,
Bank Kalsel melakukan penandatanganan kesepakatan bersama dengan REI (Real
Estate Indonesia) Kalimantan Selatan dan ASPI (Asosiasi Properti Syariah
Indonesia) tentang kerja sama penyaluran pembiayaan pemilikan rumah sejahtera
bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).
Melalui
kerja sama tersebut, diharapkan penyaluran rumah subsidi bagi Masyarakat
Berpenghasilan Rendah (MBR) dan penyaluran perumahan komersil Bank Kalsel bisa
bertambah. Pada 2019, Bank Kalsel menargetkan penyaluran pembiayaan MBR hingga
300 unit.




