Minggu, Januari 25, 2026

Menpar Arief: Generasi Milenial Tak Sekadar Melancong Tapi Harus Promosi Pariwisata

Must Read

Moneter.id – Menteri
Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mengatakan Tourism 4.0 tidak bisa lepas dari
kaum milenial dan digital. Maka ia ingin keterlibatan generasi milenial ini
diharapkan bukan lagi hanya sebagai penikmat wisata.

“Sekitar
51
% inbound traveler ke Indonesia adalah generasi milenial dan 70% wisatawan melakukan search and share via digital. Pariwisata
kita bisa naik pertumbuhannya karena kita go digital. Digital merupakan sebuah
keniscayaan,” ujar Menpar
saat
menjadi keynote speaker dalam acara Millennial Tourism Corner, di Bukit Doa
Mahawu, Tomohon, Sulawesi Utara, Kamis (8/8).

Sementara, Ketua Tim Percepatan Milenial Gabriella Patricia
Mandolang, pesatnya perkembangan industri pariwisata membuka kesempatan
generasi milenial untuk terlibat langsung bukan hanya sebagai wisatawan.

“Untuk
ke depannya, generasi milenial diharapkan bukan hanya menjadi penikmat atau
wisatawan tapi juga pelaku,” ujar Gaby.

Wisatawan
milenial memang memiliki kekuatan yang cukup baik di dunia pariwisata, karena
mereka jumlahnya besar dan aktif di dunia maya, tapi belum dilayani dengan
baik.

“Kita
belum memiliki event pariwisata milenial dalam Calendar of Event (CoE) bahkan
tidak ada TVC yang didedikasikan untuk milenial. Untuk itu, kami membentuk Tim
Percepatan Millenial karena hanya milenial yang tahu apa yang disukai generasi
mereka,”
tambah
Menpar.

Untuk
menarik wisatawan milenial, ada tiga hal yang menjadi fokus utama Tim
Percepatan Milenial yaitu mengkurasikan event milenial untuk (CoE), destinasi
yang ramah untuk kaum milenial atau millennial friendly, serta TVC Millennial.

“Ada
tiga fokus utama kami, yaitu mengkurasi event milenial yang dapat masuk ke CoE.
Untuk Destinasi, Tim Millennial Tourism mengkurasikan destinasi mana di
Indonesia yang menjadi tujuan wisatawan mancanegara milenial. Kami juga membuat
lomba TVC yang berkonsep milenial,” jelas Gaby.

Millennial
Tourism Corner pun digelar guna memberikan pemahaman untuk memanfaatkan potensi
dan mendorong minat generasi milenial agar dapat terlibat dalam industri
pariwisata. Bekerja sama dengan Kerukunan Keluarga Kawanua, Tomohon menjadi
kota ketiga diselenggarakannya Millennial Tourism Corner setelah Jakarta dan
Bandung.

“Generasi
milenial harus tahu apa keunggulan bangsa ini. Karena tidak mungkin suatu
negara tidak memiliki unggulan. Unggulan kita pariwisata. Berkali-kali kita
mendapat penghargaan destinasi terindah. Kita juga mendapatkan top 10 negara
terindah. Top 10 negara yang wajib dikunjungi,” papar Menpar.

Menpar
Arief Yahya mengatakan, keunggulan pariwisata inilah yang harus dimanfaatkan
oleh milenial.

“Pariwisata
itu paling mudah dan murah untuk meningkatkan devisa. Bukan hanya untuk negara.
Sekarang banyak daerah mengandalkan pariwisata untuk meningkatkan PAD.
Contohnya Banyuwangi atau Danau Toba yang menjadi penyumbang PAD buat Sumut,”
ujar Menpar.  

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Kawasaki W175 ABS dan W175 Street Kembali Hadir untuk Konsumen Indonesia

PT. Kawasaki Motor Indonesia kembali menghadirkan W175 ABS dan W175 STREET, dua model bergaya retro autentik yang menjadi bagian...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img