Kamis, Januari 15, 2026

ILTI Bangun Pabrik Pelumas Kedua Senilai USD52 Juta di Cikarang

Must Read

Moneter.id – PT
Idemitsu Lube Techno Indonesia (ILTI)
kembali meresmikan pabrik produk pelumas keduanya senilai
USD52 juta di Cikarang, Jawa Barat, Kamis (7/11). PT ILTI sebelumnya telah mengucurkan dana
sebesar USD18 juta untuk mendirikan pabrik pertamanya di Karawang, Jawa Barat,
yang beroperasi sejak tahun 2015.

Kami mengapresiasi terhadap
investasi pembangunan pabrik kedua Idemitsu di Cikarang dengan nilai mencapai
USD52 juta,” kata Direktur Jenderal (Dirjen) Industri Kimia, Farmasi dan
Tekstil (IKFT) Kementerian Perindustrian, Muhammad Khayam
.

Pabrik
baru di atas lahan seluas 8 hektare tersebut bakal memproduksi produk pelumas sebanyak
65.000 Kiloliter (Kl) per tahun untuk kebutuhan otomotif maupun sektor
industri.

Sedangkan,
pabrik di Karawang menghasilkan 50.000 Kl per tahun. Jadi, total kapasitas
produksi pelumas dari Idemitsu di Indonesia mencapai 115.000 Kl per tahun.

Industri
pelumas dinilai mampu memberikan kontribusi yang cukup signifikan bagi
perekonomian. Hal ini tercemin dari pembukuan ekspor pelumas yang menyentuh
angka USD147,56 juta pada semester
I/2019.

“Dengan
penambahan pabrik ini, diharapkan mampu menghasilkan produk berinovasi tinggi,
sekaligus meningkatkan pertumbuhan industri, khususnya industri pelumas dan
dapat memberikan kontribusi yang nyata bagi perekonomian nasional, serta
menyerap tenaga kerja lebih banyak,” imbuh Khayam.

Pabrik baru PT ILTI ini telah mengadopsi
teknologi era revolusi industri 4.0 untuk meningkatkan produksinya secara lebih
efisien. Dengan demikian, seluruh lini produksinya telah terintegrasi dan
terkoneksi langsung sampai ke headquarter di Jepang. 

“Tentunya,
pengembangan ini sejalan dengan program Making Indonesia 4.0, agar industri di
Indonesia dapat meningkatkan daya saingnya di era persaingan global dan
meningkatkan produktivitas sektor pelumas di Tanah Air,” tandasnya.

Sementara, Presiden
Direktur PT. ILTI dan PT. Idemitsu Lube Indonesia Toshiki Ikeda menjelaskan
alasannya membangun pabrik kedua di Cikarang, yaitu karena pertumbuhan ekonomi di
Indonesia cukup stabil.

“Ekonomi
Indonesia mampu tumbuh di tengah keadaan saat ini, sehingga perusahaan percaya
bisnis di Indonesia akan bertumbuh bagus. Ini juga menjadi alasan kapasitas produksi
ditambah di pabrik baru ini,” paparnya.

Ikeda
menyampaikan, pihaknya akan memenuhi kebutuhan pasar domestik dan ekspor. “Tetapi
kami masih terkonsentrasi untuk pasar di Indonesia, 92% sampai 93%. Sedangkan,
sisanya 7% sampai 8% akan dipasarkan ke luar negeri,” sebutnya.

Beberapa
negara tujuan distribusi pelumas Idematsu, antara lain ke Asia Tenggara,
Australia, Timur Tengah, dan Rusia. Adapun komposisi target pasarnya, yakni 70%
ke pabrikan atau industri otomatif dan 30% untuk purna jual.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

REDMI Note Series Tembus 460 Juta Unit Pengiriman Global

REDMI Note Series menjadi kontributor besar dengan total pengiriman lebih dari 460 juta unit di lebih dari 100 negara...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img