Moneter.id – Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Bank Mandiri yang digelar di Plaza
Mandiri, Jakarta Senin (9/12) siang memutuskan untuk mengangkat Direktur Corporate
Banking Bank Mandiri Royke Tumilaar sebagai Direktur Utama.
Direktur Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Royke Tumilaar mengatakan
tidak akan banyak mengubah kebijakan-kebijakan perseroan yang sebelumnya sudah
dijalankan oleh dirut sebelumnya (Kartika Wirjoatmodjo).
“Pada dasarnya saya tidak akan terlalu banyak mengubah kebijakan yang
dulu karena saya juga bagian dari tim Pak Tiko dan itu kita tetapkan
bersama-sama. Tapi mungkin ada beberapa strategi seperti bagaimana kolaborasi
antara wholesale dan ritel lebih kuat
lagi karena banyak bisnis wholesale
dan turunannya belum banyak digarap di ritel,” ujar Royke.
Selain itu, lanjut Royke, perseroan juga akan terus melakukan transformasi
digital dalam menjalankan bisnis dan menyediakan layanan kepada nasabah.
“Digital banking tetap karena mau tidak mau ke depan digital ini jadi
kebutuhan atau bagian dari market atau nasabah kita sendiri. Cost juga akan
lebih turun lagi,” ujar Royke.
RUPSLB juga mengangkat Silvano Rumantir sebagai Direktur Keuangan dan
Strategi, Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo sebagai Komisaris Utama serta
Muhamad Chatib Basri, sebagai Wakil Komisaris Utama.
Berikut susunan
direksi dan komisaris Bank Mandiri sebagai berikut:
Direksi:
Direktur
Utama Royke Tumilaar,
Wakil
Direktur Utama Sulaiman Arif Arianto,
Direktur
Consumer & Retail Transaction Hery Gunardi,
Direktur
Manajemen Risiko Ahmad Siddik Badruddin,
Direktur
Information Technology Rico Usthavia Frans,
Direktur
Treasury, International Banking & SAM Darmawan Junaidi,
Direktur
Corporate Banking Alexandra Askandar,
Direktur
Kepatuhan dan SDM Agus Dwi Handaya,
Direktur
Hubungan Kelembagaan Donsuwan Simatupang,
Direktur
Commercial Banking Riduan,
Direktur
Keuangan dan Strategi Silvano Winston Rumantir
Direktur
Operations Panji Irawan.
Komisaris:
Komisaris
Utama Kartika Wirjoatmodjo,
Wakil
Komisaris Utama Muhamad Chatib Basri,
Komisaris
Independen Mohamad Nasir,
Komisaris
Independen Robertus Bilitea,
Komisaris
Independen Makmur Keliat,
Komisaris
Ardan Adiperdana,
Komisaris
R. Widyo Pramono,
Komisaris
Rionald Silaban
Sekedar
informasi, Bank
Mandiri pada kuartal III/2019 mencatatkan laba bersih sebesar Rp20,3
triliun atau naik
11,9% (yoy) dibandingkan periode sama pada 2018
yaitu Rp18,1 triliun.
Perseroan
juga mencatatkan pendapatan
bunga bersih sebesar
Rp43,9 triliun atau naik
8,9% dari sebelumnya Rp40,3
triliun. Untuk
penyaluran kredit turut meningkat yaitu hingga September 2019 naik 11,5% menjadi Rp806,8 triliun
dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp723 triliun.
Sementara
untuk aset Bank Mandiri per September 2019 mencapai Rp1.275,67 triliun atau
naik dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp1.173,65 triliun. Sedangkan Dana Pihak Ketiga
(DPK) Bank Mandiri mencapai Rp891,2 triliun atau naik 7,22% dibandingkan periode yang
sama tahun lalu sebesar Rp831,2 triliun.




