Kamis, Januari 15, 2026

Fenomena Hijrah Milenial, Jalan Setelah Hijrah Hadirkan ‘Tajir’

Must Read

Moneter.id – PT Jalan Setelah Hijrah
mengembangkan potensi ekonomi umat melalui Tajir. Sebuah gerakan muamalah
kolaboratif yang merangkul para profesional dan pengusaha Muslim sukses, untuk
saling berbagi dalam rangka 
sharing knowledge kepada para pejuang
hijrah milenial.

“Kami membaca fenomena
hijrah, terutama di kalangan milenial sebagai sebuah tantangan sekaligus
peluang untuk memperkuat ekonomi umat, pada sektor syariah. Tajir dalam hal ini
ingin memperkenalkan ekosistem muamalah sebagai sebuah solusi, yang berbasis
pada semangat kolaboratif dan berbagi,” kata Co-Founder Tajir
& Ketua Komite Tetap Bidang Keuangan Kadin DKI Jakarta, Tito Maulana di
Jakarta, Minggu (19/1/2020).

Sektor syariah tengah menggeliat
hingga mancanegara. Bank sentral di Filipina mengesahkan Undang-Undang
perbankan Islam yang baru pada Desember 2019.

Kebijakan tersebut disebut ekonom
akan mengarah pada “gelombang keuangan dan perbankan” di Mindanao
yang kurang pasokan pada 2020 dan membuka potensi penuh atas pembiayaan Islam
dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

Sementara itu, Singapura menjadi
negara non-Muslim paling awal pengadopsi sistem ekonomi syariah. Di Indonesia,
loyalis bank syariah mencapai 5% pada 2018. Angka ini meningkat dari kemunculan
awalnya di 2003 yang hanya 1%.

Tajir hadirkan Takjub Akbar
sebagai gerbang utama pengenalan ekosistem muamalah. Tajir sekaligus wadah yang
menampung semangat, gagasan dan motivasi para teman tajir. Gerakan muamalah
Tajir tidak ingin terjebak pada batas transaksional belaka, namun juga
keikhlasan berbuat baik antar sesama.

“Kita berjuang sesuai
kemampuan kita masing-masing. Siapapun yang ingin menyumbangkan keahliannya,
ilmunya, insyAllah kita siap menerimanya. Yang ustadz, ilmu agamanya, yang
pedagang mungkin dengan ilmu dagangnya, yang kaya dengan uangnya, yang bisa
apapun yang kita miliki,” tambah Ustadz Syafiq Riza Basalamah.

Takjub Akbar menjadi ajang transfer
knowledge
 dan sharing inspirasi perjalanan para mentor selama masa
transformasi mencipta iklim ekonomi syarii ke dalam lingkungan bisnisnya.
Materi yang disampaikan para mentor, juga diharapkan menjadi bekal awal bagi
para Teman Tajir dalam meneguhkan proses berhijrah.

Takjub Akbar 2020 diselenggarakan
perdana pada 19 Januari 2020 di Masjid Al Azhar Jakarta dengan menghadirkan
Ustadz Syafiq Riza Basalamah dan Ustadz Subhan Bawazier, serta figur pengusaha
Muslim seperti, Ucok Nasution (Founder JakCloth), Dhyda Maryudha (Owner Sagaleh)
dan Reza Abu Umar (Profesional Chef). 

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Ubah Mood Swing Jadi Mood Sweet, Fres & Natural Tambah Koleksi Baru Cologne dengan Wangi Dessert

Merek perawatan diri dari WINGS Care, Fres & Natural memperkuat deretan inovasi produk dengan meluncurkan varian terbaru Fres &...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img