Kamis, April 23, 2026

Kinerja Positif BNI Syariah Sepanjang 2019

Must Read

Moneter.id – BNI Syariah mencatatkan laba bersih
sebesar Rp 603,15 miliar pada akhir tahun 2019. Laba itu meningkat 44,96%
dibandingkan tahun sebelumnya yakni sebesar Rp 416,08 miliar.

“Kenaikan laba ini didorong oleh ekspansi pembiayaan dan
kenaikan dana murah,” kata Direktur Utama BNI Syariah, Abdullah Firman Wibowo,
Jumat (7/2/2020).

Alhasil, dengan pertumbuhan laba tersebut, BNI Syariah
dapat meningkatkan rasio profitabilitas yang ditandai dengan meningkatnya Return on Equity (ROE) secara signifikan
dari 10,53% menjadi 13,54%. Sementara itu, rasio Return on Asset (ROA) juga naik dari 1,42% menjadi 1,82%.

Dari sisi bisnis, BNI Syariah menyalurkan pembiayaan
sebesar Rp 32,58 triliun, naik 15,13% dari posisi 2018 sebesar Rp 28,30
triliun.

Komposisi pembiayaan terbesar disumbang oleh segmen
konsumer sebesar Rp 15,33 triliun atau 47,1% dari total Pembiayaan. Lalu,
segmen komersial sebesar Rp 8,72 triliun atau 26,8%, segmen Kecil dan Menengah
sebesar Rp 6,58 triliun atau 20,2%.

Dari sisi Liabilitas, penghimpunan Dana Pihak Ketiga
(DPK) BNI Syariah mencapai Rp 43,77 triliun pada tahun 2019. Atau naik 23,31%
dibandingkan tahun 2018 sebesar Rp 35,50 triliun.

Pertumbuhan tersebut didominasi oleh peningkatan Dana
Murah (Giro dan Tabungan) sebesar 39,47% sehingga meningkatkan rasio CASA dari
55,82% menjadi 63,13% di akhir 2019.


- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Laba Melonjak 85%, Chitose Internasional Bagi Dividen Rp13,8 per Saham

Kinerja moncer pada 2025 membuat PT Chitose Internasional Tbk (CINT) tak ragu menggelontorkan dividen tunai Rp13,8 miliar kepada pemegang...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img