Kamis, Januari 15, 2026

Perdagangan Indonesia Tetap Stabil di Tengah Pandemi Covid-19

Must Read

Moneter.id – Menteri Perdagangan Agus Suparmanto
mengatakan, perdagangan Indonesia pada triwulan I/2020 masih relatif stabil di
tengah sulitnya kondisi dunia karena adanya pandemic COVID-19 ini. Pertumbuhan
perdagangan selama periode tersebut mengalami penguatan didukung oleh naiknya
kinerja perdagangan di sektor nonmigas.

 “Total ekspor
selama triwulan I/2020 tercatat mencapai USD 41,79 miliar, atau meningkat
sebesar 2,9 persen dibanding periode tahun sebelumnya. Peningkatan ekspor
tersebut didorong oleh penguatan ekspor sektor nonmigas yang naik sebesar 6,4 persen,
menjadi USD 39,49 miliar,” ujarnya, Jumat (24/4/2020).

Menurutnya, penguatan ekspor sektor nonmigas selama
triwulan I/2020 didukung kinerja ekspor produk hasil industri dan beberapa
komoditas pertanian yang nilai ekspornya meningkat masing-masing sebesar 9,7
persen dan 16,2 persen.

“Ekspor produk hasil industri tercatat naik dari USD
30,0 miliar menjadi USD 32,9 miliar, sedangkan ekspor komoditas pertanian naik
dari USD 0,8 miliar menjadi USD 0,9 miliar,” terang Mendag Agus.

Selain itu, Mendag Agus juga menerangkan, penguatan ekspor
nonmigas selama tiga bulan pertama 2020 juga didorong oleh kenaikan ekspor ke
beberapa negara mitra dagang Indonesia.

Nilai ekspor ke pasar tujuan yang tercatat mengalami
kenaikan yang signifikan dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yaitu, Swiss
naik sebesar USD 234,1 juta atau 118,4 persen, Perancis naik sebesar 105,3 juta
atau 64,9 persen, Singapura naik sebesar USD 713,8 juta atau 35,4 persen,
Italia naik sebesar USD 89,6 juta atau 22,5 persen, Amerika Serikat naik
sebesar USD 670,8 juta atau 16,1 persen, dan Tiongkok naik sebesar USD 732,1
juta atau 14 persen.

“Di tengah pandemi wabah COVID-19, kinerja ekspor
nonmigas yang meningkat ini tentu sangat menggembirakan. Hal ini terjadi karena
permintaan beberapa kebutuhan masyarakat dunia akan produk kesehatan dan
kebersihan meningkat. Secara kumulatif, ekspor nonmigas triwulan I 2020 masih
tumbuh positif,” ujar Mendag Agus

Perdagangan
Indonesia – Tiongkok

Berdasarkan data Kementerian Perdagangan, total ekspor
Indonesia ke Tiongkok pada triwulan I/2020 mengalami peningkatan menjadi USD
6,38 miliar dibandingkan periode tahun sebelumnya sebesar USD 5,75 miliar.

Peningkatan tersebut didukung oleh kenaikan ekspor
nonmigas menjadi USD 5,97 miliar dibandingkan periode yang sama tahun
sebelumnya yaitu sebesar USD 5,24 miliar. Penguatan ekspor triwulan I/2020 ke
Tiongkok tidak hanya terjadi pada nilainya, tetapi juga pada pertumbuhannya.
Total ekspor triwulan I/2020 tumbuh sebesar 10,8 persen. Penguatan kinerja
ekspor tersebut didukung oleh kenaikan ekspor nonmigas sebesar 14,0 persen.

Komoditas ekspor nonmigas ke Tiongkok periode Januari-Maret
2020 yang tercatat mengalami peningkatan signifikan yaitu, batubara (HS 27)
naik sebesar 38,6 persen, besi dan baja (HS 72) naik sebesar 92,6 persen,
alaskaki (HS 64) tumbuh sebesar 64,0 persen, tembaga dan barang dari tembaga
(HS 74) naik sebesar 138,5 persen, dan kertas (HS 48) naik 76,3 persen.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

REDMI Note Series Tembus 460 Juta Unit Pengiriman Global

REDMI Note Series menjadi kontributor besar dengan total pengiriman lebih dari 460 juta unit di lebih dari 100 negara...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img