Senin, Maret 2, 2026

Mendag: Ada Lima Fase Pembukaan ‘New Normal’ Bidang Perdagangan

Must Read

Moneter.id
Menteri
Perdagangan Agus Suparmanto menyampaikan ada lima fase pembukaan tatanan kehidupan
baru atau new normal bidang
perdagangan.

Penerapan pembukaan aktivitas perdagangan khususnya di
tempat-tempat usaha yang menggerakkan roda perekenomian bangsa ini akan
dilaksanakan pada bulan Juni 2020 mendatang dengan menerapkan Protokol
Kesehatan yang ketat dan pengawasan serta evaluasi secara menyeluruh.

“Seluruh elemen di bidang perdagangan kini mulai
bersiap. Kementerian Perdagangan telah mempersiapkan Exit Strategy COVID-19
dengan membuka aktivitas perdagangan,” kata Menteri Perdagangan Agus Suparmanto
saat menerima Pimpinan dan Anggota Satgas Lawan COVID-19 DPR RI di Gedung
Kementerian Perdagangan akhir pekan lalu.  

Menurutnya, ada lima tahapan fase dengan persyaratan
yang berbeda tergantung tingkat kerentanan terhadap potensi penyebaran COVID-19.

“Ada 5 (lima) tahapan pada Exit Strategy COVID-19  yang disusun Kementerian Perdangangan.
Pertimbangan penerapan setiap fase sangat tergantung pada kondisi daerah atau
wilayah dengan parameter tingkat penularan di tempat kegiatan masing-masing
atau wilayah, tingkat kedisiplinan masyarakat dan pelaku usaha, serta kesiapan
Tim Evaluasi dan Pengawasan yang dilaksanakan oleh Gugus Tugas COVID-19 pusat
dan daerah serta Pemerintah Daerah,” ujarnya.  

Menurut Mendag, Exit Strategi COVID-19 Kementerian
Perdagangan ini akan dilakukan dengan membuka aktivitas perdagangan secara
bertahap dan menerapkan Protokol Kesehatan yang ketat, pembatasan jam dan
kapasitas operasional, pengaturan jumlah kunjungan dan pembatasan waktu
sirkulasi pengunjung, serta penyusunan SOP di tempat-tempat kegiatan perdagangan
melalui mitigasi risiko.

Pembukaan aktivitas perdagangan dapat dilaksanakan di
daerah atau wilayah zona hijau dengan angka reproduksi virus kategori Rt <
1. Saat ini ada sekitar lebih dari 100 daerah zona hijau (kabupaten/kota) di 8
provinsi (Aceh, Riau, Kalimantan Utara, Maluku Utara, Jambi, DKI Jakarta, Bali,
dan Kepulauan Riau).

Kondisi ini bisa bertambah atau berkurang tergantung
tingkat kepatuhan dari seluruh elemen masyarakat dalam menjalankan protokol
kesehatan yang telah diterapkan. Evaluasi dan penentuan status wilayah tersebut
ditetapkan oleh GUGUS TUGAS COVID-19 Badan Nasional Penanggulangan Bencana
(BNPB) dan Pemerintah Daerah setempat.

“Saat ini daerah yang siap dibuka adalah Semarang,
Jawa Tengah, dan sebagian Jawa Barat yang berada di sekitar Jakarta dengan
kontribusi ekonomi yang signifikan. Hal itu berdasarkan hasil Analisis Trend
(KSP) dan analisis per kelurahan yang dilakukan oleh Gubernur Jawa Barat,”
imbuh Mendag Agus.

Jenis aktivitas perdagangan yang akan mulai dibuka
dalam ‘new normal’, meliputi pasar
rakyat, toko swalayan (minimarket, supermarket, hypermarket, Department Store),
restoran/rumah makan/warung makan, kafe, toko obat farmasi dan alat kesehatan,
mall atau pusat perbelanjaan,restoran di Rest Area, alon/Spa, tempat
hiburan/pariwisata.

“Pembukaan aktivitas perdagangan itu disesuaikan
dengan fasenya. Pada fase tertentu misalnya pusat perbelanjaan baru bisa
dibuka,dengan jam operasional dan jumlah pengunjung yang dibatasi secara
bergilir setiap tiga jam,”katanya.

Untuk memperkuat implementasi pembukaan aktivitas
perdagangan ini Kementerian Perdagangan telah menyiapkan Surat Edaran (SE)
Menteri Perdagangan No. 12 Tahun 2020 tanggal 28 Mei 2020 tentang Penerapan
Protokol Kesehatan di Sektor Perdagangan. Di dalam SE tersebut diatur SOP
Protokol Kesehatan Pasar Rakyat, Ritel Modern, Toko Swalayan, Supermarket,
Hypermart, Pusat Perbelanjaan/Department Store, Restoran/Rumah Makan/Warung
Makan dan Kafe, Toko Obat/Farmasi dan Alat Kesehatan, Restoran di rest area
diperbolehkan secara terbatas, Salon/Spa, Tempat Hiburan/Pariwisata dan Tempat
Hiburan tertentu seperti Kebun Binatang, Museum, Galeri Seni serta Pedagang
Kaki Lima (PKL) dan aktivitas perdagangan lainnya seperti warteg.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Sambut Ramadan 2026, Grand Travello Hotel Bekasi Hadirkan Showcase Kuliner dan Paket Spesial

Grand Travello Hotel menggelar Ramadan Showcase 2026 sebagai bentuk komitmen dalam menghadirkan pengalaman berbuka puasa yang berkualitas bagi masyarakat...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img