Kamis, Januari 15, 2026

Kemenperin Optimis Ekonomi Indonesia Sentuh 5,5 Persen pada Tahun 2021

Must Read

Moneter.id – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2021 akan menyentuh
5,5 persen, seiring implementasi strategi dan kebijakan pemerintah untuk
mempercepat pemulihan ekonomi nasional akibat pandemi COVID-19.

“Dengan berbagai kombinasi kebijakan
dan peluang yang kita manfaatkan secara optimal, ekonomi Indonesia diharapkan
dapat tumbuh di sekitar atau kisaran 4,5 hingga 5,5 persen pada 2021,”
kata Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita di Jakarta, Minggu (3/1/21).

Tegasnya, hal ini sejalan dengan
proyeksi pertumbuhan yang dilakukan oleh lembaga-lembaga internasional, seperti
OECD yang memproyeksi ekonomi global pada 2021 tumbuh sebesar 4,0 persen.

Sementara, ADB memperkirakan di angka
5,3 persen, dan IMF membidik 5,2 persen. World Bank memprediksi ekonomi global
pada tahun depan bakal berada di kisaran 4,4 persen, dan Bloomberg Median
memasang target sekitar 5,6 persen.

“Untuk outlook APBN, yang sudah ditetapkan pertumbuhannya sebesar 5,0
persen,” kata Menperin Agus.

Menperin menyebutkan beberapa langkah
strategi yang dilakukan pemerintah untuk mengakselerasi pemulihan ekonomi
nasional di tahun depan, antara lain melakukan pengadaan dan pemberian vaksin
kepada masyarakat.

Game
changer
pemulihan ekonomi nasional di masa pandemi adalah pelaksanaan
vaksinasi itu sendiri,” ujar Menperin.

Selain vaksinasi, kunci pendorong
pertumbuhan ekonomi nasional di 2021 juga meliputi implementasi Undang-Undang
Cipta Kerja. Kemudian, penerapan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang
sudah digencarkan pada 2020.

“Selain itu, sejumlah strategi
lainnya selalu kami siapkan, salah satunya dengan melanjutkan program-program
yang ada di komite PEN atau penanganan COVID-19,” terang Menperin.

Sebagai langkah mempercepat pemulihan
ekonomi, pemerintah juga akan melanjutkan dukungan kebijakan untuk pemberdayaan
sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Tak hanya itu, pemerintah akan
melakukan penyusunan Daftar Prioritas Investasi (DPI) serta pembentukan Lembaga
Pengelola Investasi (LPI),” tutur Menperin.

Sementara untuk meningkatkan
pertumbuhan ekonomi lainnya, adalah program ketahanan pangan, pengembangan
kawasan industri, mandatori B30, dan program padat Karya. “Tidak kalah
penting adalah program pengembangan ekonomi digital,” kata Menperin.

Menperin menambahkan Indonesia
memiliki modal yang cukup kuat untuk memacu pemulihan ekonomi di tahun 2021.

Pemulihan ekonomi sudah dapat dilihat
misalnya dari aktivitas manufaktur negara-negara maju dan berkembang, termasuk
Indonesia. “Hal ini mengindikasikan optimisme pelaku sektor bisnis terhadap
kondisi perekonomian ke depan,” paparnya.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Ubah Mood Swing Jadi Mood Sweet, Fres & Natural Tambah Koleksi Baru Cologne dengan Wangi Dessert

Merek perawatan diri dari WINGS Care, Fres & Natural memperkuat deretan inovasi produk dengan meluncurkan varian terbaru Fres &...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img