Kamis, Maret 12, 2026

Menkop UKM: Belanja masyarakat pada 2021 terindikasi meningkat

Must Read

Moneter.id

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menyebut ada indikasi perbaikan belanja
masyarakat pada 2021 terutama untuk produk lokal sehingga ia semakin fokus
meningkatkan peran UMKM dalam ekosistem digital.

“Pandemi COVID-19 menyebabkan konsumsi rumah tangga
untuk makanan dan minuman selain restoran terkontraksi 1,39 persen sepanjang
tahun 2020. Sedangkan penyedia restoran dan hotel mengalami kontraksi sebesar
7,98 persen,” kata Teten, Senin (19/4).

Menurutnya, berbagai survei menunjukkan adanya
indikasi perbaikan belanja masyarakat di awal 2021. Maka UMKM digital produktif
merupakan kunci pemulihan ekonomi.

Hasil survei World Bank 2021 menunjukkan bahwa 59,2
persen responden bermata pencaharian wiraswasta dan 74,1 persen mengandalkan
penjualan online sebagai pendapatan utama. Namun, 51 persen di antaranya adalah
reseller. Produsen baru mencapai 11 persen.

“Hal ini menjadi fokus kita bagaimana meningkatkan
UMKM produsen dalam ekosistem digital,” ujar Teten.

Sementara, data Survei Angkatan Kerja Nasional atau
Sakernas BPS, menunjukkan bahwa dampak pandemi COVID-19 meningkatkan jumlah
pekerja informal sebesar 1,18 juta atau 2,62 persen dibandingkan tahun 2019.

Sedangkan rasio kewirausahaan di Indonesia saat ini
sebesar 3,47 persen (relatif rendah dibandingkan Thailand 4,26 persen, Malaysia
4,74 persen, Singapura 8,76 persen). “Kewirausahaan menjadi solusi untuk
menyerap pekerja informal,” tutup Teten.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Sustainability Bond Tahap II Bank bjb, Catat Permintaan Hingga Rp932,4 Miliar

PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (bank bjb) menawarkan Sustainability Bond Tahap II dengan permintaan investor telah mencapai...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img