Kamis, Maret 12, 2026

Catatan kinerja positif BTN kuartal I/2021

Must Read

Moneter.id – PT Bank Tabungan Negara (Persero)
Tbk (BBTN) meraup laba bersih sebesar Rp625 miliar pada kuartal I/2021. Laba
bersih ini meningkat 36,73 persen dibandingkan kuartal yang sama pada tahun 2020
yang tercatat sebesar Rp457 miliar.

Pendapatan bunga BTN tercatat naik 2,99 persen (yoy)
menjadi Rp6,35 triliun. Perseroan juga berhasil menekan beban bunga sebesar
10,28 persen (yoy) dari Rp3,99 triliun menjadi Rp3,58 triliun.

Dengan langkah tersebut, pendapatan bunga bersih BTN
tercatat naik di level 27,32 persen (yoy) menjadi Rp2,77 triliun. Perolehan
pendapatan bunga BBTN tersebut ditopang penyaluran kredit dan pembiayaan
sebesar Rp261,34 triliun per kuartal I/2021. Penyaluran kredit dan pembiayaan
tersebut tercatat naik 3,19 persen (yoy) dari Rp253,25 triliun per kuartal I
2020.

Pertumbuhan kredit dan pembiayaan Bank BTN tersebut
berada di atas penyaluran kredit perbankan nasional. Otoritas Jasa Keuangan
(OJK) merekam kredit perbankan nasional masih terkoreksi hingga 2 persen (yoy)
per Januari 2021.

Direktur Utama BTN Haru Koesmahargyo mengatakan
pihaknya akan terus melakukan inovasi agar tetap mencatatkan pertumbuhan
positif terutama untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional.

“Kami akan terus berinovasi sehingga semakin
banyak masyarakat memiliki hunian sekaligus tetap mencatatkan pertumbuhan
bisnis yang positif dan berkelanjutan,” ujar Haru di Jakarta, Kamis (22/4).

Laporan keuangan Bank BTN menunjukkan kredit pemilikan
rumah (KPR) subsidi masih tercatat menjadi penyumbang terbesar pertumbuhan
kredit BTN. KPR subsidi BTN tercatat naik 9,04 persen (yoy) menjadi Rp122,96
triliun per kuartal I 2021.

KPR Non-subsidi juga mulai menunjukkan peningkatan
tipis di level 0,2 persen (yoy) menjadi Rp80,15 triliun pada akhir Maret 2021.
Secara total, pertumbuhan kredit di segmen perumahan tumbuh sebesar 3,23 persen
(yoy) menjadi Rp236,57 trilliun.

Kemudian, pada kredit di segmen non-perumahan tercatat
tumbuh 2,87 persen (yoy) menjadi Rp24,76 triliun. Pertumbuhan tersebut ditopang
kenaikan di segmen kredit konsumer dan kredit korporasi yang tumbuh
masing-masing sebesar 9,43 persen (yoy) dan 7,44 persen (yoy).

Penyaluran kredit juga terus diiringi dengan perbaikan
kualitas kredit. Per kuartal I 2021, BTN mencatatkan rasio kredit bermasalah
(non-performing loan/NPL) di posisi 1,94 persen.

Posisi tersebut turun 44 basis poin (bps) dari 2,38
persen pada periode yang sama tahun sebelumnya. BTN juga tetap memupuk cadangan
kerugian penurunan nilai (CKPN) menjadi sebesar 115,93 persen per Maret 2021
atau naik 1.027 bps.

Sementara itu, per 31 Maret 2021, BTN mencatatkan
pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) sebesar 33,01 persen (yoy) menjadi Rp294,91
triliun. Kenaikan DPK tersebut juga terpantau melaju di atas rata-rata
penghimpunan DPK perbankan nasional yang melaju di level 11 persen (yoy) per
Januari 2021.

DPK
tersebut disumbang kenaikan penghimpunan giro, tabungan, dan deposito yang
masing-masing tumbuh sebesar 33,91 persen (yoy), 4,29 persen (yoy), dan 41,44
persen (yoy). Dengan kenaikan simpanan masyarakat tersebut, Loan to Deposit
Ratio (LDR) BBTN juga turun sebesar 2.561 bps ke level 88,62 persen pada Maret
2021.

Bank
BTN
juga mencatatkan
lonjakan aset di level 21,92 persen (yoy) menjadi Rp375,73 triliun per kuartal
I 2021. Laju peningkatan aset tersebut juga berada di atas rata-rata
peningkatan aset nasional sebesar 7 persen (yoy) per Januari 2021.

Unit
Usaha Syariah (UUS) Bank BTN juga mencatatkan peningkatan positif. Per Maret
2021, aset UUS BTN tersebut naik 16,8 persen (yoy) menjadi Rp33,63 triliun dari
Rp28,79 triliun pada bulan yang sama tahun sebelumnya.

Kenaikan
aset tersebut disumbang laju peningkatan DPK yang dihimpun BTN Syariah. Per
kuartal I 2021, BTN Syariah sukses menghimpun dana senilai Rp25,75 triliun atau
naik 23,04 persen (yoy) dari Rp20,93 triliun.

BTN
Syariah juga mencatatkan peningkatan pembiayaan sebesar 6,5 persen (yoy) menjadi
Rp25,47 triliun pada Maret 2021 dari Rp23,92 triliun pada bulan yang sama tahun
lalu. Dengan capaian tersebut, UUS BTN meraih laba senilai Rp60,14 miliar per
Maret 2021.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Terbaru! Daftar 10 Tol Fungsional Selama Mudik Lebaran 2026

Pemerintah memastikan menyiapkan 10 ruas jalan tol fungsional mendukung kelancaran arus mudik dan arus balik Lebaran 2026. Total ruas...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img