Rabu, April 15, 2026

Adhi Commuter Properti terbitkan obligasi I dalam dua seri

Must Read

Moneter.id

Anak usaha PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI), Adhi Commuter Properti (ADCP) menerbitkan
Obligasi I Adhi Commuter dengan jumlah pokok sebanyak-banyaknya Rp500 miliar
yang terdiri dari Seri A dengan tenor 367 hari dan Seri B dengan tenor tiga
tahun.

PT Sucor Sekuritas dan PT Aldiracitra Sekuritas
Indonesia sebagai penjamin emisi obligasi, sedangkan Bank Pembangunan Daerah
Jawa Barat dan Banten (Bank BJB) ditunjuk sebagai Wali Amanah dalam penerbitan
obligasi I Adhi Commuter tersebut.

“Seluruh dana hasil penerbitan obligasi tersebut akan
digunakan untuk membiayai belanja modal dalam upaya menambah portofolio dan
melakukan ekspansi usaha,” kata Direktur Utama PT Adhi Commuter Properti,
Rizkan Firman di Jakarta, Minggu (16/5).

Baca juga: Adhi Commuter Properti akan terbitkan obligasi I sebesar
Rp500 miliar

Obligasi perdana yang diterbitkan ADCP ini memperoleh
hasil pemeringkatan Triple B dari Pefindo. Pada masa bookbuilding (2-3
April 2021) telah terserap dengan nilai total Rp337 miliar. Dengan rincian Seri
A sebanyak Rp328 miliar dan Seri B sebanyak Rp9 miliar. Saat ini masuk dalam
tahap penawaran umum dengan best effort senilai
Rp163 miliar.

Rizkan bilang, respon pada masa penawaran umum
tersebut sangat baik, ditandai dengan telah didapatkannya investor siaga yang
akan mengambil keseluruhan nilai best effort yang
ditawarkan.

”Respons baik ini menunjukkan market optimis terhadap konsep pengembangan
kawasan berbasis TOD yang fokus digarap ADCP,” katanya.

Bunga obligasi akan dibayarkan setiap tiga bulan sejak
tanggal emisi. Pembayaran bunga obligasi akan dilakukan pada 20 Agustus 2021,
sedangkan pembayaran obligasi terakhir sekaligus jatuh tempo obligasi
masing-masing adalah 27 Mei 2022 untuk obligasi Seri A dan 20 Mei 2024 untuk
obligasi Seri B. 

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

BI: Utang Luar Negeri Indonesia Naik Jadi 437,9 Miliar Dolar AS

Periode Februari 2026, Bank Indonesia (BI) mencatat utang luar negeri (ULN) Indonesia tetap terjaga meski mengalami kenaikan menjadi 437,9...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img