Senin, Maret 2, 2026

Ekonom: Pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,2 persen berpotensi tercapai di 2022

Must Read

Moneter
Pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,2 persen sangat berpotensi tercapai pada
tahun 2022. Demikian dikatakan Ekonom Chatib Basri dalam Webinar Bincang APBN
2022 di Jakarta, Senin (18/10).

“Saya kira target 5,2 persen itu bukan sesuatu yang
berlebihan jika kita mampu mengatasi pandemi di mana vaksinnya bisa dipercepat
sampai triwulan I-2022,” kata Chatib.

Katanya, syarat utama untuk mencapai target
pertumbuhan tahun depan sebesar 5,2 persen adalah dengan mengakselerasi dan
mempercepat vaksinasi hingga selesai pada triwulan I-2022.

Hal itu harus dilakukan karena jika vaksinasi belum
mencapai 70- 80 persen maka masih terdapat risiko pemulihan ekonomi yang naik
turun atau berbentuk W.

“Ada risiko pemulihan ekonomi itu bentuknya W, naik
turun, naik lagi, turun. Itu yang membedakan antara negara seperti Indonesia
dengan Amerika Serikat (AS),” ujar Chatib Basri.

Ia menjelaskan AS dengan tingkat vaksinasi di atas 50
persen, Singapura 80 persen, dan Australia 80 persen, memiliki daya pemulihan
yang lebih tinggi dibanding Indonesia pada 2022.

“Kalau kita lihat proyeksi pertumbuhan ekonomi yang
akses vaksinnya luar biasa itu recovery-nya pada 2022 lebih tinggi dari kita.
Di bawah Indonesia itu hanya Filipina dan Thailand,” kata Chatib Basri.

Ia menegaskan jika pemulihan masih berbentuk W shape atau
naik turun maka pemotongan pengeluaran tidak dapat dilakukan mengingat
pemerintah harus memberikan bantuan perlindungan sosial.

Terlebih lagi jika pandemi semakin merebak sehingga
dilakukan pengetatan aktivitas ekonomi maka pemerintah harus terus mendorong
masyarakat agar mampu bertahan hingga herd immunity tercapai.

“Jadi di dalam periode ini saya melihat yang penting
adalah alokasi dana kepada tiga hal yaitu kesehatan, bantuan sosial, dan
dukungan kepada UMKM,” tungkasnya.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

BCA Alokasikan Dana Tunai Rp65,7 Triliun Guna Penuhi Kebutuhan Transaksi Ramadan dan Idulfitri 2026

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menyatakan kesiapannya dalam mendukung kelancaran transaksi masyarakat selama periode Ramadan dan Idulfitri 2026....
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img