Kamis, Januari 15, 2026

Periode Januari – Oktober 2021, BI borong SBN sebesar Rp142,74 triliun

Must Read

Moneter – Bank Indonesia (BI) menyatakan telah membeli Surat
Berharga Negara (SBN) di pasar perdana sebesar Rp142,74 triliun sejak Januari
hingga 15 Oktober 2021.

Pembelian terdiri dari Rp67,28 triliun melalui mekanisme
lelang utama dan Rp75,46 triliun melalui mekanisme lelang tambahan atau
Greenshoe Option (GSO).

Kata Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo, pembelian
SBN di pasar perdana tersebut merupakan bagian dari sinergi kebijakan BI dan
pemerintah untuk pendanaan APBN 2021.

Dengan sinergi kuat bersama pemerintah dan KSSK, BI terus
mengoptimalkan seluruh bauran kebijakan baik dari sisi moneter,
makroprudensial, dan sistem pembayaran.

“Tidak saja untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan
sistem keuangan, tetapi juga untuk upaya bersama mendukung pemulihan ekonomi
lebih lanjut,” ucapnya di Jakarta, Rabu (27/10).

Dari sisi moneter, BI mempertahankan kebijakan suku bunga
rendah, stabilitas nilai tukar rupiah, hingga mempertahankan kebijakan
likuiditas longgar, baik pada tahun lalu maupun tahun ini.

Ia menuturkan pihaknya kembali menginjeksi likuiditas
perbankan (
Quantitative Wasing/QE)
sebesar Rp129,9 triliun pada tahun 2021.

Dari sisi makroprudensial, BI juga melanjutkan kebijakan
makroprudensial akomodatif agar bersama KSSK bisa meningkatkan kredit dari
sektor keuangan kepada dunia usaha, sebagai bagian untuk upaya pemulihan
ekonomi nasional.

“Caranya, dengan mempertahankan rasio Countercyclical Capital Buffer (CCyB)
sebesar nol persen, Rasio Intermediasi Makroprudensial (RIM) pada kisaran 84–94
persen, serta Rasio Penyangga Likuiditas Makroprudensial (PLM) sebesar enam
persen dan rasio PLM Syariah sebesar 4,5 persen, dengan masing-masing
fleksibilitas repo kepada BI,” kata Perry Warjiyo.

Dari sisi sistem pembayaran, otoritas moneter terus
mempercepat akselerasi digitalisasi sistem pembayaran sebagai bagian untuk
mengintegrasikan ekosistem ekonomi keuangan digital nasional sebagai sumber
pendukung pemulihan ekonomi nasional sesuai visi Blueprint Sistem Pembayaran
Indonesia (BSPI) yang telah diluncurkan pada 2019.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

REDMI Note Series Tembus 460 Juta Unit Pengiriman Global

REDMI Note Series menjadi kontributor besar dengan total pengiriman lebih dari 460 juta unit di lebih dari 100 negara...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img