PT Daya Intiguna Yasa Tbk (MDIY) atau MR.D.I.Y. Indonesia membukukan pertumbuhan kinerja yang positif pada semester I 2026. Di tengah konsumen yang semakin berhati-hati dalam berbelanja, peritel perlengkapan rumah tangga ini mencatat pendapatan sebesar Rp4,6 triliun atau tumbuh 24,5% secara tahunan (year on year/YoY).
Pertumbuhan penjualan turut mengerek laba bersih perseroan menjadi Rp590,7 miliar, meningkat 16,4% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Adapun laba kotor naik 15,7% YoY menjadi Rp2,4 triliun.
Kinerja tersebut ditopang oleh kenaikan jumlah transaksi sebesar 23,3% serta ekspansi jaringan toko yang terus berlanjut sepanjang tahun ini. Hingga akhir Juni 2026, MR.D.I.Y. Indonesia telah menambah 130 gerai baru sehingga total jaringan mencapai 1.349 toko yang tersebar di seluruh Indonesia.
Direktur Utama MR.D.I.Y. Indonesia Edwin Cheah mengatakan, strategi perusahaan yang berfokus pada penyediaan produk berkualitas dengan harga terjangkau semakin relevan di tengah perubahan perilaku belanja masyarakat.
“Aksesibilitas dan keterjangkauan merupakan inti dari model bisnis Perseroan. Seiring konsumen yang semakin cermat dalam membelanjakan uangnya, mereka mencari produk yang andal dan memberikan nilai yang nyata. Prioritas kami adalah untuk terus memahami kebutuhan pelanggan yang terus berkembang dan tetap relevan dalam kehidupan sehari-hari mereka. Dengan cara itulah kami membangun kepercayaan pelanggan dalam jangka panjang sekaligus mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan,” ujar Edwin dalam keterangan resmi.
Menurut dia, perluasan jaringan dilakukan untuk memperluas akses masyarakat terhadap produk-produk kebutuhan rumah tangga dengan harga kompetitif.
“Ekspansi kami bertujuan membawa produk bernilai terbaik lebih dekat kepada komunitas di berbagai wilayah di Indonesia. Dengan memperluas akses keluarga Indonesia terhadap produk yang terjangkau dan diandalkan, kami membantu mereka mendapatkan manfaat terbaik dari setiap rupiah yang dibelanjakan,” katanya.
Untuk menjaga daya saing, MR.D.I.Y. Indonesia terus memperkuat rantai pasok dan sistem pengadaan agar mampu mempertahankan harga yang kompetitif. Perseroan juga menggulirkan sejumlah program promosi, mulai dari “Harga Tetap Sama”, “Super Bombastis”, hingga program “Back to School” guna mendukung kebutuhan konsumen.
Direktur sekaligus Chief Financial Officer MR.D.I.Y. Indonesia Rika Juniaty Tanzil mengatakan skala bisnis yang semakin besar membuat perusahaan mampu menjaga efisiensi sekaligus mempertahankan profitabilitas.
“Kinerja kami menunjukkan bahwa keterjangkauan dan pertumbuhan dapat berjalan beriringan. Eksekusi yang disiplin, integrasi rantai pasok yang solid, serta skala bisnis yang semakin besar memastikan kami mampu menjaga efisiensi pembiayaan dan menawarkan harga kompetitif untuk pelanggan. Kapabilitas ini tetap menjadi kunci dalam upaya kami terus memperluas jaringan dan membangun platform yang lebih efisien untuk pertumbuhan jangka panjang,” ujar Rika.
Selain memperkuat bisnis, perseroan juga melanjutkan program tanggung jawab sosial melalui inisiatif MR.D.I.Y. Untuk Indonesia. Sepanjang semester I 2026, perusahaan telah membagikan sekitar 10.000 STEM Kit kepada anak-anak Indonesia, memperluas fasilitas drop box daur ulang di 52 toko melalui kerja sama dengan Rekosistem, serta memberikan pelatihan bagi UMKM dan pemasok lokal.
“Dengan bisnis yang semakin tumbuh, kemampuan kami untuk memberikan dampak yang lebih bernilai kepada masyarakat juga semakin besar. Melalui MR.D.I.Y. Untuk Indonesia, kami memberdayakan komunitas dan mendorong keberlanjutan lingkungan di wilayah kami beroperasi. Upaya-upaya ini turut memperkuat posisi kami sebagai merek yang diandalkan keluarga Indonesia dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari,” tutup Edwin.




