Moneter –
PT Bukaka Teknik Utama Tbk (BUKK) mencatatkan laba bersih sebesar Rp296,42
miliar hingga kuartal tiga 2021 dari sebelumnya sebesar Rp310,91 miliar.
“Penurunan laba lebih disebabkan pendapatan laba
perusahaan asosiasi diturunkan menjadi Rp43,2 miliar, sedangkan sebelumnya
dilaporkan sebesar Rp56,347 miliar dan sedangkan pos ini pada kuartal III 2020
nihil,” tulis keterangan resmi perseroan, Selasa (21/12).
Tulisnya, sementara pendapatan dari kontrak konstruksi
dan non konstruksi dikoreksi tipis menjadi Rp2,807 triliun dari laporan awal
Rp2,808 triliun. Rincinya, pendapatan dari jaringan transmisi listrik, jembatan
dan forging sebesar Rp2,267 triliun.
“Pendapatan dari peralatan jalan, kendaraan khusus,
dan peralatan migas sebesar Rp400,2 miliar dan fasilitas perlengkapan bandara
Rp114,12 miliar,” tulisnya lagi.
Alhasil, beban kontrak konstruksi dan non konstruksi
membengkak 2,2% menjadi Rp2,319 triliun. Akibatnya, laba kotor menyusut sedalam
6,87% menjadi Rp488,83 miliar.




