Moneter –
PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk menandatangani nota kesepahaman dengan Pemerintah
Kabupaten Lebak terkait pemanfaatan produk dan layanan jasa perbankan dengan dalam
upaya menggenjot akserasi bisnis perseroan.
“Dengan kerja sama ini, perseroan siap memenuhi segala
kebutuhan jasa keuangan yang ada di Lebak,” kata Direktur Utama Bank Banten
Agus Syabarrudin, Rabu (22/12).
Saat ini, jelas Agus, pihaknya sedang menyiapkan
Ekosistem Keuangan Daerah atau EKD bersama Komisi III DPRD Provinsi Banten. “Saya
harap bisa didukung oleh Pemkab Lebak. Pengelolaan EKD membutuhkan integrasi
lintas sektor di Banten. Jika pengelolaannya dapat dilakukan oleh Bank Banten,
Insya Allah akan memberikan dampak positif bagi perekonomian Lebak,” ujar Agus.
Sementara, Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya
mengatakan, dengan sinergi antara Bank Banten dan Pemkab Lebak, diharapkan ke
depannya berbagai produk dan layanan jasa yang dimiliki oleh Bank Banten bisa
kian memenuhi berbagai kebutuhan Pemkab Banten.
“Banyak hal yang bisa dikolaborasikan antara
Pemkab Lebak dengan Bank Banten mulai dari penyaluran BLT atau dapat dibagi
seperti penerimaan retribusi dan pendukung pendapatan daerah lainnya,”
ujar Iti.
Selain itu, lanjut Iti, kedua pihak bisa mengkaji
bersama ekosistem keuangan daerah di Kabupaten Lebak sehingga Bank Banten bisa
tumbuh bersama Kabupaten Lebak.
Iti juga menambahkan bahwa Pemkab Banten berharap
dapat menganggarkan dana dukungan permodalan bagi emiten berkode saham BEKS itu
secara berkala.
“Kami juga berharap di right issue selanjutnya
kami dapat berpartisipasi sehingga Bank Banten dapat terus survive dan sejajar
dengan bank-bank lain. Misalkan Rp10 miliar per tahun sebagai bentuk komitmen
kami untuk mendukung pertumbuhan Bank Banten,” kata Iti.




