PT Elnusa Tbk (ELSA) kembali memperoleh peringkat idAA+ dari PEFINDO per 13 Mei 2026. Peringkat tersebut menegaskan kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban keuangan jangka panjang sekaligus menunjukkan ketahanan bisnis di tengah tantangan industri energi dan ketidakpastian ekonomi global.
Capaian ini menjadi sinyal positif bagi pasar karena mencerminkan konsistensi kinerja operasional dan keuangan Elnusa. PEFINDO menilai perusahaan memiliki posisi bisnis yang kuat dalam Grup Pertamina, didukung integrasi layanan yang mencakup rantai nilai industri energi dari hulu hingga hilir.
Dalam laporannya, PEFINDO menyoroti peran Elnusa dalam mendukung aktivitas hulu migas, diversifikasi layanan energi terintegrasi, serta pengembangan bisnis logistik dan distribusi energi yang memperkuat daya saing perusahaan. Faktor-faktor tersebut dinilai menjadi penopang utama profil bisnis dan prospek pertumbuhan Elnusa ke depan.
Direktur Utama PT Elnusa Tbk, Litta Ariesca, mengatakan peringkat yang berhasil dipertahankan tersebut mencerminkan keberhasilan strategi perusahaan dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan dan pengelolaan risiko.
“Peringkat ini adalah bukti nyata bahwa strategi pertumbuhan kami berjalan di jalur yang tepat. Ini merupakan cerminan dari disiplin keuangan yang ketat, ketahanan operasional, tata kelola yang sehat dan manajemen risiko yang terukur, serta komitmen Elnusa dalam menavigasi dinamika industri melalui penguatan kapabilitas teknologi. Bagi kami, rating stabil ini adalah fondasi kepercayaan yang kokoh untuk terus melipatgandakan nilai bagi pemegang saham dan seluruh pemangku kepentingan,” kata Litta.
Peringkat idAA+ juga melanjutkan tren peningkatan kualitas kredit Elnusa dalam beberapa tahun terakhir. Perseroan tercatat memperoleh rating idAA- pada 2019, meningkat menjadi idAA pada 2023, lalu naik ke level idAA+ pada 2025 dan bertahan hingga tahun ini.
Seiring transformasi bisnis yang terus berlangsung, Elnusa mengarahkan fokus pada pengembangan solusi berbasis teknologi dan data, penguatan digitalisasi, serta peningkatan layanan energi terintegrasi. Perseroan juga terus mengoptimalkan efisiensi operasional dan manajemen risiko guna menjaga daya tahan bisnis di tengah perubahan lanskap industri energi.
Manajemen menilai fondasi keuangan yang kuat dan dukungan peringkat kredit yang stabil akan menjadi modal penting bagi perusahaan untuk menangkap peluang pertumbuhan baru sekaligus memperkuat kontribusi terhadap ketahanan energi nasional.




